J Robert Oppenheimer, Sang Penemu yang Menyesali Temuannya

- Admin

Senin, 26 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARABANGSA.co.id – Menjadi penemu sesuatu selayaknya membuat orang tersebut merasa bangga dengan temuannya tersebut.

Apalagi hasil temuannya tersebut menjadi sangat terkenal di seantero dunia. Dan bahkan menjadi spektakuler karena hasil temuannya bisa dimanfaatkan oleh orang lain.

Namun apa jadinya jika ada seseorang yang tidak bangga dengan temuannya, bahkan menyesali telah menemukan hasil temuan tersebut.

Berikut seseorang yang tidak bangga dengan hasil temuannya dan bahkan menyesali hasil temuannya itu seperti dikutip SUARABANGSA.co.id dari kanal YouTube Kevindikmanto Senin 26 Desember 2022.

Baca Juga:  Disdik Sumenep akan Gelar Lomba Paduan Suara Jenjang SD dan SMP

Julius Robert Oppenheimer

J Robert Oppenheimer merupakan Seorang profesor fisika yang lahir di New York City pada tanggal 22 April 1904.

J Robert Oppenheimer menempuh pendidikan di Ethical Culture Society School.

Kemudian Pada tahun 1922, J Robert Oppenheimer melanjutkan pendidikan tingginya di Harvard.

Ketika Perang Dunia II dimulai, J Robert Oppenheimer dengan penuh semangat terlibat dalam upaya mengembangkan bom atom.

Upaya tersebut menghabiskan sebagian besar waktu dan fasilitas Laboratorium Radiasi Lawrence di Berkeley.

Pada Juni 1942, Jenderal Leslie Groves menunjuk J Robert Oppenheimer sebagai direktur ilmiah Proyek Manhattan.

Baca Juga:  Merger Dua SDN di Sumberrejo, DPRD Bojonegoro Berjanji Segera Panggil Diknas

Kemudian laboratorium di Los Alamos dibangun atas bimbingan J Robert Oppenheimer.

Di laboratorium tersebut, ia bersama pemikir terbaik dalam fisika mengerjakan masalah pembuatan bom atom.

Dan saat masa perang ia merupakan Direktur Lab Los Amos di Amerika Serikat yang menciptakan bom atom.

Kemudian bom atom tersebut menjadi penyebab kematian ribuan orang di Hiroshima dan Nagasaki pada tahun 1945.

J Robert Oppenheimer tidak menyangka senjata yang ia ciptakan untuk kedamaian dunia malah digunakan untuk menghabisi ribuan nyawa manusia.

Baca Juga:  Membanggakan, Dua Siswa Al-Karimiyyah Borong Juara di OKARA 2020

Bahkan, J Robert Oppenheimer juga disebut-sebut sebagai bapak bom atom.

Kisah hidup J Robert Oppenheimer dijadikan film dengan judul Oppenheimer.

Berita Terkait

Pendidikan Tidak Gratis: Menguji Pernyataan Humas SMA 3 Bojonegoro di Tengah Larangan Pungutan dan Politisasi PIP
Ketua DPRD Bojonegoro Diroasting Guru Madrasah, Pertanyakan Anggaran APBD Besar, Guru Madrasah Miskin Tak Dapat Insentif
Dinas Pendidikan Bojonegoro Siapkan 40,4 Miliar untuk Beasiswa
KKN UNIJA Gelar Seminar Digital Marketing, Angkat Potensi Bawang Goreng Desa Basoka
Drama Beasiswa di Bojonegoro: Sudah Tanda Tangan Kwitansi, Kok Tiba-tiba Dibatalkan
Gerakan Ayah Ambil Rapor di Bojonegoro Mendapat Sorotan, Pertimbangkan Psikologis Siswa Yatim Piatu
Momen Hari Guru Perkuat Kedekatan Guru Dan Siswa MI NU 2 Grajagan Banyuwangi
Kepala Sekolah dan Guru Honorer yang Selingkuh Diminta Keluar dari Desa

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru