Wacana Penambahan Dapil di Bojonegoro Masih Perlu Pembahasan

- Admin

Jumat, 24 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Pemekaran atau penambahan wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) masih menjadi Wacana dan rencana oleh Komisi Pemilihan Umum dalam menyongsong menyukseskan pemilu 2024.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bojonegoro Fatkhur Rohman di sela sela kunjungan Kerja dalam rangka audensi dengan Forkopimda (23/6) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro menyampaikan, dalam pemekeran Wilayah Daerah pemilihan (Dapil) dalam hal ini masih butuh Konsolidasi dan pembahasan bersama.

Meskipun secara teknis di undang undang nomer 7 belum termuat, KPU Bojonegoro tetap berpegang pada PKPU, sedangkan di Undang undang nomer 7 dalam kontek penetapan perluasan wilayah daerah pemilihan (Dapil) belum diatur.

Baca Juga:  Freddy Poernomo Harapkan Deklarasi KIB Membawa Angin Segar di Pemilu 2024

Ia menambahkan, dalam penetapan penambahan wilayah dapil juga butuh pembahasan bersama dengan Forkopimda, Partai politik setempat, tokoh masyarakat, akademisi dan pihak terkait.

“Dimana di undang undang nomer 7 itu tentang kabupaten kota itu belum termuat, dimana penetapan itu harus ada komunikasi dari partai politik setempat, tokoh masyarakat, Forkompimda dan akademisi, nanti ada tim sendiri dan pembahasan sendiri,” terangnya.

Fatkhur Rohman tidak memastikan wacana pemekaran wilayah pemilihan secara pasti, tapi pada Prinsipnya secara mekanisme hal tersebut diatur di PKPU tahapan yang nanti di bulan Desember akan ditetapkan, di bulan Desember tersebut ada penjadwalan penentuan wilayah daerah pemilihan dan tahapan, dan bila mana dalam ketetapan di PKPU untuk ditetapkan ada perubahan, maka di bulan Januari akan ada ketentuan terkait penambahan dapil.

Baca Juga:  KPU Sumenep Serahkan SK Penetapan Paslon Terpilih di Pilkada

“Di undang undang nomer 7 belum ada ketetapan, tapi pada prinsipnya bila mana 7 prinsip itu di rubah maka bisa jadi pemekaran bisa terjadi, dan figh nya itu dibulan Januari, bila itu belum dirubah bisa jadi tidak ada pemekaran,” pungkasnya.

Berita Terkait

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas
Desa Bandungrejo Bojonegoro Belum Ada Tahapan Pilkades PAW, Warga Berharap Pilkades Reguler
PROJO Setujui Kompromi Pilkada: Gubernur Dipilih DPRD, Bupati dan Wali Kota Tetap Dipilih Langsung
Buka Muswil PKB Jatim, Cak Imin Ajak Kader Dekat dengan Rakyat
Relawan Tolak Projo Menjadi Partai, Mustakim: Arah Organisasi Tetap Ormas Yang setia di garis rakyat
Puncak Harlah Golkar Bojonegoro, Dihadiri Bupati Bojonegoro
Akis Jazuli Nahkodai DPD Nasdem Sumenep, Ini Kometmen
Tok, DPRD Sampang Setujui Penetapan Dua Raperda Sekaligus

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:24 WIB

Operasi Sebulan, Polda Jatim Ungkap 195 Kasus Kejahatan Jalanan

Minggu, 4 Januari 2026 - 16:59 WIB

Lirik Lagu ‘Derita’ Rhoma Irama yang Dipopulerkan Kebambali oleh Valen DA7

Rabu, 13 November 2024 - 05:31 WIB

Setyo Wahono Hadiri HUT Golkar, 3000 Masa Berjoget Bersama Adella

Selasa, 12 November 2024 - 11:27 WIB

Achmad Fauzi Dorong E-Sport Sumenep ke Pentas Nasional

Senin, 7 Oktober 2024 - 08:49 WIB

Lirik Lagu Ciinan Bana, Favorit Sobat Ngarit

Senin, 29 April 2024 - 18:49 WIB

Mensesneg Meriahkan Panggung Gor The Dozs di Dolok Gede

Sabtu, 20 April 2024 - 01:45 WIB

Dalam Rangka Peningkatan Perekonomian UMKM, Taman Bangkal Sumenep Akan Dijadikan Pusat Hiburan Rakyat

Minggu, 14 April 2024 - 14:51 WIB

Biaya Parkir Disebut Mahal, Begini Respon Pengelola Wisata Pantai Camplong Sampang

Berita Terbaru