Gelar Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka, SMK Al Karimiyyah Gandeng Tim Komite Pembelajar SMK Negeri 1 Kalianget

- Admin

Kamis, 26 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id– Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Al Karimiyyah Braji Gapura Sumenep, menggelar kegiatan Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka yang diselenggarakan 5 hari berturut-turut sejak, Selasa 25 hingga 31 Mei 2022.

Kegiatan tersebut selain dalam rangka menyongsong tahun ajaran baru yaitu 2022/2023, juga sebagai respon positif terhadap kebijakan terbaru dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Menurut Fendi Susanto, Kepala Sekolah SMK Al Karimiyah menerangkan, bahwa upaya ini diambil sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 025/H/KR/2022 Tentang Satuan Pendidikan Pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka Melalui Jalur Mandiri Pada Tahun Ajaran 2022/2023 Tahap 1 yang resmi diluncurkan pada 27 April lalu.

Baca Juga:  KKN UNIJA Gelar Seminar Digital Marketing, Angkat Potensi Bawang Goreng Desa Basoka

“Tentunya ini sebagai respon baik kami terhadap kebijakan terbaru Kemdikbudristek dalam memberikan kualitas pendidikan terbaik di sekolah kami,” ujarnya, Rabu (25/05/2022).

Selain itu, menurut Fendi, pihaknya menjelaskan bahwa Satuan Pendidikan Pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka yang melalui Jalur Mandiri pada Tahun Ajaran 2022/2023 terdiri dari 3 kategori, yang tiantaranya Mandiri Belajar, Mandiri Berubah, dan Mandiri Berbagi.

“Jadi, pada Tahun Ajaran Baru nanti, SMK Al Karimiyyah untuk kelas X sudah mulai menerapkan Kurikulum Merdeka Kategori Mandiri Berubah,” tegasnya.

Kategori Mandiri Berubah ini berdasarkan pada Surat Keputusan (SK) Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. Mandiri Berubah yakni menerapkan Kurikulum Merdeka menggunakan Perangkat Ajar yang sudah disediakan.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Angkat Bicara Terkait Polemik Wisuda TK, SD, SMP

“Maka dengan demikian, insyaallah SMK Al Karimiyyah siap menerapkan Kurikulum tersebut,” tandasnya.

Perlu diketahui bahwa, kegiatan ini digelar bekerjasama dengan Tim Komite Pembelajar SMK Negeri 1 Kalianget yang dinahkodai langsung oleh Waka Kurikulum SMK Negeri 1 Kalianget, yaitu Agung Setiawan, dengan anggota tim yang terdiri dari Tedi Wahyudi, Andriawan Arditama, Dewi Amborowati, Hendri Kurniawan, Susanto, Sofi Indriana, dan juga Fahmi Nurhayati.

Dalam pada itu, Fendi Susanto, S.Pd.I., Kepala SMK Al-Karimiyyah menyampaikan bahwa Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka ini sebagai respon terhadap kebijakan terbaru Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Upaya ini diambil sesuai Surat Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 025/H/KR/2022 Tentang Satuan Pendidikan Pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka Melalui Jalur Mandiri Pada Tahun Ajaran 2022/2023 Tahap 1 resmi diluncurkan pada 27 April lalu.

Baca Juga:  Gelar MoU Bersama PT Garam dan Pegadaian Sumenep, PC Muslimat NU Sumenep Teken Nota Kesepakatan 'Arum Haji'

Satuan Pendidikan Pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka melalui Jalur Mandiri Tahun Ajaran 2022/2023 terdiri dari 3 kategori. Mandiri Belajar, Mandiri Berubah dan Mandiri Berbagi. Pada Tahun Ajaran Baru nanti, SMK Al-Karimiyyah untuk kelas X sudah mulai menerapkan Kurikulum Merdeka Kategori Mandiri Berubah. Kategori Mandiri Berubah ini berdasarkan pada SK Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. Mandiri Berubah yakni menerapkan Kurikulum Merdeka menggunakan Perangkat Ajar yang sudah disediakan.

Berita Terkait

Pendidikan Tidak Gratis: Menguji Pernyataan Humas SMA 3 Bojonegoro di Tengah Larangan Pungutan dan Politisasi PIP
Ketua DPRD Bojonegoro Diroasting Guru Madrasah, Pertanyakan Anggaran APBD Besar, Guru Madrasah Miskin Tak Dapat Insentif
Dinas Pendidikan Bojonegoro Siapkan 40,4 Miliar untuk Beasiswa
KKN UNIJA Gelar Seminar Digital Marketing, Angkat Potensi Bawang Goreng Desa Basoka
Drama Beasiswa di Bojonegoro: Sudah Tanda Tangan Kwitansi, Kok Tiba-tiba Dibatalkan
Gerakan Ayah Ambil Rapor di Bojonegoro Mendapat Sorotan, Pertimbangkan Psikologis Siswa Yatim Piatu
Momen Hari Guru Perkuat Kedekatan Guru Dan Siswa MI NU 2 Grajagan Banyuwangi
Kepala Sekolah dan Guru Honorer yang Selingkuh Diminta Keluar dari Desa

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:18 WIB

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:47 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:57 WIB

Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri

Berita Terbaru