Siapkan Kader Berkualitas, DPC GMNI Sampang Gelar Konfercab dan Seminar Pemberdayaan Desa

- Admin

Selasa, 13 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menyelenggarakan Konferensi Cabang (Konfercab) ke VII.

Berdasarkan informasi yang dihimpun kontributor suarabangsa.co.id, kegiatan yang digelar di aula salah satu hotel di Kecamatan Sampang itu bakal berlangsung selama dua hari, yakni Selasa hingga Rabu, 13-14 Mei 2025.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan Seminar Pemberdayaan Desa. Konfercab itu mengusung tema “Kader Bina Bangsa Melalui Desa Sejahtera”.

Ketua DPC GMNI Sampang, Muis Pranoto dalam sambutannya mengatakan bahwa Konfercab merupakan agenda wajib dua tahunan untuk melakukan evaluasi dan menggagas apa yang harus GMNI Sampang kerjakan ke depan. Serta akan ada pemilihan ketua baru.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Berikan Bantuan Pada Warga  Masuk Dalam Daftar Kecamatan Termiskin

“Sejatinya, Konfercab ini bukan hanya soal pergantian pemimpin, tetapi juga sebagai momen perumusan arah gerak organisasi untuk periode berikutnya,” kata dia, Selasa (13/05/2025) malam.

Menurut pria yang akrab disapa bung Muis, substansi dalam Konfercab bukan hanya semata regenerasi kepemimpinan. Namun, juga momen dimana semua anggota dan kader GMNI Sampang berkumpul dan beradu gagasan serta ide-ide yang bertujuan mentransformasikan masyarakat yang lebih baik.

Untuk itu, dia berpesan kepada seluruh kader GMNI Sampang agar terus meningkatkan taraf keilmuan, skill, dan ketajaman analisis untuk bisa diabdikan kepada kaum marhaen.

Baca Juga:  Penandatanganan Pakta Integritas Anti Korupsi; Komitmen Pemkab Sampang Wujudkan Pemerintahan yang Bersih

Sebagai organisasi yang berlandaskan Marhaenisme, kata bung Muis, GMNI harus terus menjaga dan merawat semangat perjuangan serta perlawanan terhadap segala bentuk penindasan, dengan selalu mengutamakan kepentingan kelompok marhaen.

“Kita sebagai kelompok Marhaenis harus selalu menjaga spirit yang telah diwariskan oleh para pendahulu kita. Kepentingan kelompok marhaen harus selalu menjadi prioritas. Sebagaimana pernah disampaikan oleh bapak ideologis kita,” tegasnya.

Disinggung soal konsep besar dalam tema yang diusung di acara konfercab tersebut, Bung Muis menuturkan bahwa, kader bina bangsa secara harfiah berarti kader pembangunan bangsa.

“Konsep ini merujuk bahwa kesejahteraan desa merupakan wajah dari sebuah bangsa. Artinya, untuk membentuk kedaulatan pangan dimulai dari sektor desa,” pungkasnya.

Baca Juga:  Satreskoba Polres Sampang Kembali Ringkus Pengedar Narkoba di Desa Madupat Camplong

Sekadar diketahui, agenda Konferensi Cabang ini dihadiri Ketua DPD GMNI Jatim Hendra Prayogi, perwakilan dari DPC Persatuan Alumni (PA) GMNI Sampang Aliyanto, Ketua DPC GMNI dan PA GMNI se Madura Raya.

Selain itu, juga hadir jajaran Forkopimda Sampang, perwakilan Disporabudpar, perwakilan Diskominfo, perwakilan KNPI Sampang, Ketua DPC GP Ansor Sampang Gus Amin serta sejumlah perwakilan dari Organisasi Kepemudaan (OKP).

Pemateri dalam kegiatan tersebut dari Asosiasi Desa Wisata Indonesia (Asidewi) yang dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP Asidewi Andi Yuwono dan Imam Sahroni Darmawan.

Penulis : Abdus Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan
Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo
Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim
Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah
Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi
PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh
Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru