Pemkab Bondowoso Tak Ajukan NIP, 315 Orang Lulus Ujian PPPK Nasibnya Terkatung-Katung

- Admin

Selasa, 22 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONDOWOSO, SUARABANGSA.co.id – Pemkab Bondowoso masuk salah satu kabupaten yang belum mengajukan Nomor Induk Pegawai (NIP) peserta yang telah dinyatakan lulus tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Akibatnya, sebanyak 315 orang peserta yang telah lulus ujian PPPK di Bondowoso nasibnya terkatung-katung, karena tidak kunjung diajukan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Saya lihat di situs pengajuan NIP masih nol persen untuk Kabupaten Bondowoso, sehingga anggota saya yang telah dinyatakan lulus tidak bisa mendapatkan NIP,” kata Ilham Wahyudi Ketua Aktivis FH PGRI Jawa Timur, Rabu (22/2/2022).

Lebih lanjut, Ilham mengatakan, ketika peserta yang lulus tes PPPK tidak mendapatkan NIP, maka tidak akan diangkat-angkat menjadi ASN PPPK, padahal mereka sudah lulus dan telah mendapatkan formasi.

Baca Juga:  Toko Elektronik di Pamekasan Dilalap si Jago Merah

Ilham juga menemukan di Kabupaten Bondowoso puluhan peserta yang dinyatakan telah lulus, tapi tidak mendapatkan formasi alias tempatnya tidak ada.

“Yang telah lulus passing grade segera diajukan formasinya, agar mendapatkan tambahan formasi dan mereka di tahap ketiga juga bisa lulus semua,” harapnya.

Dia mengungkapkan, sebelumnya Pemerintah Bondowoso bisa menambahkan jumlah formasi dengan cara mengajukan ke pemerintah pusat, agar mereka tertolong.

“Kemarin kami sudah konsultasi ke pemerintah pusat, khususnya kepada kementerian pendidikan,” imbuhnya.

Dia juga mendorong agar Pemerintah Bondowoso melengkapi, serta mengajukan NIP nama-nama yang sudah lulus ASN PPPK seratus persen, agar status mereka mendapatkan kejelasan.

Baca Juga:  Bersama DPRD dan Perusahaan Migas, Pemkab Bojonegoro Rumuskan Kembali Masalah CSR Tahun 2025

“SK itu dapat dikeluarkan setelah NIP-nya mereka keluar, Keluarnya SK itu di daerah, setelah NIP itu keluar dan turun dari BKN,” imbuhnya.

Dia menuturkan, jika NIP itu tidak segera diajukan, maka tidak bisa diangkat menjadi ASN PPPK, sebab itu merupakan salah satu syarat wajib.

Sementara, di kabupaten lain sudah mengajukan, dan mereka mendekati seratus persen, bahkan sudah ada yang seratus persen sudah tuntas.

“Karena belum mengajukan NIP, maka Kabupaten Bondowoso akan lambat, sedangkan yang lain nanti sudah bisa keluar,” tutupnya.

Baca Juga:  Kurang Konsentrasi, Drum Truk Seruduk Tronton di Depannya

Sementara Kepala Badan Kepegawaian Daerah Bondowoso, Asnawi Sabil lewat sambungan telepon, mengatakan, pengajuan nota usul NIP PPPK sudah dilakukan melalui aplikasi SAPK untuk entri peserta PPPK.

Katanya, pengajuan tahap satu sudah dilakukan, untuk selanjutnya menunggu hasil informasi. Sein itu kendalanya ada beberapa staf BKD yang terpapar Covid-19.

“Prosesnya terus berjalan. Tentu saja mengikuti antrian, karena se Jatim ada puluhan ribu PPPK yang lolos. Selain itu prosesnya juga bersamaan dengan CPNS,” tutupnya.

Berita Terkait

Bupati dan wakil Bupati Bojonegoro, Sholat Idul Adha Di Masjid Berbeda, Begini Pidato Bupati Bojonegoro
Serapan Baru 26 Persen, Komisi C Warning Diknas Bojonegoro Beserta Jajarannya
Perkuat Peran Perempuan dan Ketangguhan Sosial, Momentum Hari Kartini dan HUT Damkar Jadi Refleksi Pengabdian
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Perkuat Ekonomi Lokal, 57 Desa di Bojonegoro Terima Armada Operasional Koperasi Desa Merah Putih
Instruksi Presiden, Bupati Bojonegoro Keluarkan Surat Edaran Kebijakan Efisiensi Anggaran
Bupati Bojonegoro Terima Rekomendasi LKPJ 2025: Janji Segera Tindak Lanjut Demi Pembangunan Berkelanjutan

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:02 WIB

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:47 WIB

PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:47 WIB

Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:51 WIB

Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:58 WIB

IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif

Senin, 25 Mei 2026 - 17:36 WIB

Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander

Senin, 25 Mei 2026 - 15:50 WIB

Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:14 WIB

Diisukan Masalah Ijazah, Anggota DPRD Bojonegoro SP Siap Laporkan Balik Pihak Pelapor jika Tak Terbukti

Berita Terbaru