Pemkab Pamekasan Sediakan Program Hand Tractor On Call Untuk Petani

- Admin

Rabu, 1 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten Pamekasan mempermudah para petani dalam mengelola lahan melalui Program Hand Tractor On Call.

Program ini merupakan layanan gratis bagi petani yang ekonominya di bawah rata-rata ketika hendak membajak lahannya. Caranya sangat mudah, cukup menelpon nomor yang telah ditempel pada setiap rumah petani.

Hand Tractor On Call ini merupakan salah satu program prioritas Pemkab Pamekasan di bidang ekonomi. Program ini diresmikan secara langsung oleh Bupati Badrut Tamam di Desa Sana Laok Kecamatan Waru, Selasa (30/11/2021).

Baca Juga:  Rudi Santoso Ambil Formulir Pendaftaran Bakal Calon Bupati Pamekasan ke DPC Gerindra

Dalam peresmian tersebut dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Ajib Abdullah, sejumlah camat, serta Kepala Desa se Kecamatan Waru, dan beberapa Kepala Desa dari kecamatan lainnya.

“Alhamdulillah rencana lama yang telah dirancang call hand tractor atau hand tractor on call bisa launching di desa, dan orientasinya membela petani,” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam saat launching program tersebut.

Pihaknya akan menggratiskan tiga item untuk kepentingan petani guna meningkatkan ekonomi mereka dengan cara bajak tanah gratis, memberikan bantuan bibit, dan bantuan pupuk gratis. Dengan demikian biaya produksi petani dapat ditekan secara maksimal.

Baca Juga:  Dua Calon Wabup Pamekasan Ditetapkan, Bupati Baddrut: Saya Sama-Sama Sreg

“Karena kalau garap sawahnya gratis, bibitnya gratis, dan pupuknya gratis, maka padi yang dihasilkan itu penuh milik petani. Tiga item ini menjadi indikator utama kita di sektor pertanian,” tandasnya.

Bupati yang akrab disapa Mas Taman tersebut menambahkan, adanya program itu dapat memudahkan serta meringankan beban petani dalam mengolah lahannya. Karena program tersebut gratis seratus persen, tanpa pungutan apapun.

“Gratis, nomor ini nanti akan ditempelkan di rumah-rumah orang tidak punya (miskin, red),” tandasnya.

Bupati murah senyum ini menyampaikan, tiga kecamatan yang menjadi percontohan program itu meliputi Kecamatan Waru, Pakong, dan Kecamatan Pademawu dapat terlaksana dengan baik. Sehingga pada tahun berikutnya ada tambahan kecamatan lain yang dapat menikmati program tersebut.

Baca Juga:  Longsor di Wisata Rimong Indah, Warga dan TNI Kerja Bakti

“Kenapa hanya tiga kecamatan? Karena uangnya tidak cukup, mudah-mudahan tahun depan bisa bertambah lagi hingga akhirnya semua kecamatan bisa menikmati layanan gratis pemerintah,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA
Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021
Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru
DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting
Bupati Setyo Wahono Sampaikan Nota Penjelasan 5 Raperda dalam Paripurna DPRD Bojonegoro
Perkuat Sinergi, SMSI Bojonegoro dan Bupati Setyo Wahono Bahas Ekosistem Media Sehat
Merawat Aspirasi Lewat Kerja Nyata, Sally Atyasasmi Sabet Gelar ‘The Inspiring Legislator’

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Kutukan Migas Bojonegoro: APBD 2027 Diproyeksi Anjlok Rp5,2 Triliun, Tim Kartel Peringatkan Ancaman Lumpuh Fiskal

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:45 WIB

DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Berita Terbaru