Terungkap, Wanita yang Joget TikTok di Masjid Diduga Oknum Pegawai BAS Sampang

- Admin

Kamis, 18 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Demam TikTok memang sedang hangat-hangatnya sekarang ini. Orang-orang akan membuat video TikTok sebagai bahan hiburan. Namun, membuat TikTok juga harus tahu aturan sehingga tidak menimbulkan kecaman.

Seperti halnya, sebuah video berdurasi 8 detik yang beredar memperlihatkan dua orang wanita berjilbab sedang berjoget ala TikTok di Masjid Agung Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Video tersebut menjadi viral dan disebarkan di aplikasi pesan singkat WhatsApp. Hal ini mendapat kecaman keras dari warganet karena kedua remaja itu berjoget di dalam tempat ibadah.

Baca Juga:  Gudang Toko Alat-alat Rumah Tangga di Pasar Anom Sumenep Hangus Terbakar

Keduanya memakai Jilbab, baju lengan panjang dan celana panjang. Mereka asyik bergoyang seakan-akan tengah menarik tali layangan.

Usut punya usut, beredar di salah satu group WhatsApp yang membeberkan jika salah seorang dari kedua remaja perempuan itu adalah oknum pegawai PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bakti Artha Sejahtera (BAS) Sampang,

Direktur Utama PT BPRS Bakti Artha Sejahtera Sampang, Syaifullah Asyik dikonfirmasi atas kejadian tersebut mengaku belum mengetahui jika ada salah satu stafnya berjoget Tiktok di Masjid.

Baca Juga:  Bus Sinar Mas Seruduk Truk Gandeng

“Sebentar, saya ini baru tahu. Saya akan klarifikasi dulu. Terimakasih atas infonya, saya benar-benar baru tahu,” ucap Syaifullah Asyik secara singkat saat dikonfirmasi via telepon selulernya, Kamis (18/11/2021).

Hingga berita ini dipublish, tidak diketahui pasti kapan video itu diambil. Namun, banyak diantara netizen mengharap adanya tindakan dari pihak pengurus masjid yang bersangkutan atas perilaku yang dianggap menodai rumah ibadah.

Kontributor suarabangsa.co.id juga masih mencoba untuk menghubungi kedua remaja perempuan itu secara langsung. Namun, sampai saat ini yang bersangkutan belum bisa dikonfirmasi.

Baca Juga:  Tolak Pemanggilan Habib Rizieq, Ratusan Massa FPI Datangi Polres Sampang

Berita Terkait

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru