Disperindagprin Sampang Janji Akan Segera Tertibkan Pedagang Liar di Pasar Srimangunan

- Admin

Minggu, 22 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Keberadaan sejumlah pedagang kain yang berjualan dilantai dasar Pasar Srimangunan beberapa waktu lalu sempat di protes oleh emak-emak pemilik kios yang berada dilantai atas. Mereka menaruh harapan kepada instansi terkait untuk mengatasi persoalan itu.

Sebab, hal ini membuat pembeli enggan naik ke lantai atas. Dampaknya, para pedagang kain yang berjualan dilantai atas mengalami penurunan omzet. Lalu apa langkah Disperindagprin untuk menertibkan para pedagang liar tersebut?

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Pasar, Disperindagprin Kabupaten Sampang, Rosul mengatakan, menindaklanjuti protes itu, pihaknya sudah 2 kali melayangkan surat terhadap pedagang tak berizin yang berjualan di tempat tersebut.

Baca Juga:  Lampu Jalan Dimatikan Saat PPKM Darurat, Satreskrim Polres Sampang Ketati Patroli Kriminal

“Kami akan melayangkan surat yang ke 3, bilamana pedagang dilantai bawah ini masih tetap berjualan di area tersebut, maka kami akan bekerjasama dengan Satpol PP untuk menertibkan para pedagang itu,” tegasnya, Minggu (22/11/2020).

Pihaknya, juga mengimbau kepada para pedagang yang sudah mempunyai izin untuk berjualan di area tersebut, agar segera menempati kiosnya sesuai luas yang telah ditentukan.

“Kami berupaya bekerja sebaik mungkin, memang permasalahan pasar itu sangat komplek. Namun, apapun alasannya itu merupakan tanggungjawab dan kita akan selalu berusaha untuk yang terbaik demi masyarakat,” tandasnya.

Baca Juga:  DKPP Bojonegoro Buat Gerakan Swasembada Lewat Inovasi Olahan Pangan, Begini Harapan Bupati Bojonegoro

Berita Terkait

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
XPENG Perluas Pasar Mobil Listrik Pintar di Jawa Timur lewat GIIAS Surabaya 2026
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah
Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro
GIIAS Surabaya 2026, BYD Perkenalkan M6 DM untuk Mobilitas Keluarga
GIIAS Surabaya 2026, Wamenperin Soroti Pertumbuhan Kendaraan Ramah Lingkungan

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:18 WIB

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Berita Terbaru