Festival Musik Tong Tong Se-Madura Bakal Diikuti 30 Grup

- Admin

Jumat, 25 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Festival musik tong-tong se Madura, sebagai rangkaian kegiatan menyambut Hari Jadi Sumenep ke-750 bakal digelar pada 26 Oktober 2019.

Festival musik Tong Tong atau yang lebih dikenal dengan musik ‘Uldaul’ itu dimotori oleh Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumenep. Iven tahunan itu bakal diikuti sebanyak 30 grup se-Madura.

Kepala Disparbudpora Sumenep, Carto mengatakan, Festival Musik Tong-tong digelar sebagai rangkaian memeriahkan hari jadi kabupaten Sumenep ke 750.

“Ini untuk memeriahkan Hari Jadi Sumenep yang ke 750, lomba musik tong tong dibatasi hanya 30 peserta dari dalam maupun luar kabupaten,” jelas Carto, Rabu (23/10).

Baca Juga:  Anda Pecinta Merpati Balap? Yuk Ikuti Lombanya di Kabupaten Sumenep

Namun, peserta musik tradisional ini ternyata membludak, sehingga panitia harus menutup pendaftaran sebelum waktu yang ditentukan.

“Pada tanggal 13 Oktober 2019 kemarin belum berakhir, namun kuota peserta sudah penuh. Kendati begitu, meski banyak yang tidak kebagian tiket tetap bisa tampil, hanya saja tidak akan masuk dalam penilaian juri atau peserta di luar. Yang 30 peserta itu tidak dapat nilai,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan Festival ini dipastikan akan berbeda dengan tahun sebelumnya.

Secara teknis akan dilaksanakan pada malam hari, namun yang berbeda untuk tempat penonton umum baik warga ataupun pendatang dari luar sama-sama bisa dapat kursi dengan cara membeli kepada panitia.

Baca Juga:  Meresahkan, Polres Sumenep Bekuk Spesialis Pencuri Ranmor

“Hal itu dilakukan agar masyarakat dan pengunjung diberi kesempatan yang sama untuk menonton festival musik tong-tong lebih dekat, agar tidak menoton seperti tahun sebelumnya, yang duduk dikursi hanya pejabat saja,” tegasnya.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 18:07 WIB

Konser Ungu di HUT BPR Bojonegoro: Antara Hiburan Rakyat dan Bayang-bayang Politik

Senin, 4 Mei 2026 - 18:05 WIB

Anggaran Jumbo Program Gayatri Disorot, DPRD Bojonegoro Desak Evaluasi Total untuk 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 16:08 WIB

Aksi Tutup Pintu’ Komisi D DPRD Bojonegoro Picu Kekecewaan Puluhan Awak Media

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:09 WIB

DPC Projo Bojonegoro Soroti Urgensi Audit Dana CSR dan Promosi BPR

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:24 WIB

Bojonegoro Darurat Upah: Puluhan Massa Lintas Sektor Kepung DPRD, Tuntut Keadilan di Tanah Kaya Minyak

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:40 WIB

Dandim 0813 Bojonegoro Turun Langsung Temui Massa Ojol Sebelum Bergerak ke Disperinaker

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:38 WIB

Warga Wonocolo Bojonegoro Bantah Isu Setoran, Tegaskan Pengelolaan Sumur Tua Berbasis Kearifan Lokal

Rabu, 29 April 2026 - 19:47 WIB

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro

Berita Terbaru