Sumenep Expo, Jadi Ajang Pameran Hasil Kerja Pemerintah Sumenep

- Admin

Selasa, 22 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Gebyar Sumenep Expo dengan tema Sumenep Smart City menjadi ajang pertunjukan hasil kerja bagi 60 peserta terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kecamatan yang ada di Bumi Sumekar ini.

Pameran pembangunan dan expo bagian kegiatan untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-750, yang dilaksanakan sejak tanggal 21 hingga 25 Oktober 2019 mulai pukul 09.00 – 22.00 WIB.

Pameran tersebut terbagi dalam 6 pilar implementasi Smart City, yakni Smart Governance (Tata Kelola Pemerintah Daerah), Smart Branding (Pemasaran Kabupaten Sumenep), Smart Economy (Perekonomian Daerah), Smart Living (Kelayakan Taraf Hidup Masyarakat), Smart Society (Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia), dan Smart Environment (Melestarikan Alam).

Baca Juga:  Cegah Bahaya, Kepala DLH Sampang Ingatkan Tenaga Medis Tidak Buang Limbah Penanganan Covid-19 Sembarangan

Bupati Sumenep, A. Busyro Karim mengatakan, Kabupaten Sumenep sebagai salah satu Kota Smart City di Indonesia, untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan efisiensi serta efektivitas kerja.

Pemerintah daerah terus berupaya mengembangkan konsep kota cerdas dan pintar dengan mengoptimalkan teknologi, informasi dan komunikasi untuk mengetahui, memahami dan mengendalikan berbagai potensi secara real time, efektif dan efisien.

“Dengan smart city itu memberikan dampak lebih luas bagi pembangunan Kabupaten Sumenep, seperti meningkatkan pelayanan, hubungan dan komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat serta meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja,” terang Bupati Sumenep pada pembukaan Pameran Pembangunan dan Expo di GOR A. Yani, Senin (21/10) malam.

Baca Juga:  Update Covid-19 Kabupaten Sumenep, Kasus Bertambah 2 Orang, Salah Satunya ASN Diskominfo Sumenep

Bupati berharap, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat membangun sinergi guna menyukseskan program smart city dalam rangka mencapai konsep kota cerdas, yakni pemerintah mendengarkan sekaligus merencanakan, sistem yang menghubungkan dan warga yang berpartisipasi.

“Saya minta ASN terus melakukan inovasi dan kreasinya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, apalagi Kabupaten Sumenep terdiri dari daratan dan kepulauan tentunya memiliki tantangan tersendiri, sehingga membutuhkan komitmen semua elemen dalam membangun daerah bersama-sama,” tandasnya.

Sementara Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, mengungkapkan bahwa sebanyak 60 peserta pameran pembangunan dan expo terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kecamatan, rinciannya peserta Smart Governance sebanyak 9 OPD/Kecamatan, Smart Branding sebanyak 10 OPD/Kecamatan, Smart Economy sebanyak 10 OPD/Kecamatan, Smart Living sebanyak 11 OPD/Kecamatan, Smart Society sebanyak 11 OPD/Kecamatan dan Smart Environment sebanyak 9 OPD/Kecamatan.

Baca Juga:  ABK Asal Banyuwangi Tewas di Selat Bali

“Juga diikuti oleh BUMD, perbankan, instansi vertikal, pelaku bisnis dan bakorwil Madura, PT Garam, PKK, Garpesindo, GOW Sumenep dan Dharma Wanita Persatuan (DWP),” tuturnya.

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan
Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro
Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian
Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama
Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri
Bupati Bojonegoro Warning KPM Gayatri: Jual Ayam Bantuan, Siap-Siap Blacklist
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Setyo Wahono: WTP Bukan Sertifikat Anti-Korupsi

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru