Anda Pecinta Merpati Balap? Yuk Ikuti Lombanya di Kabupaten Sumenep

- Admin

Rabu, 25 September 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Ada kabar gembira bagi pecinta merpati balap di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Pasalnya salah satu budaya Madura yang kini menjadi budaya nasional itu bakala dilombakan yang akan dilaksanakan di sebelah timur Bandara Trunojoyo, Sumenep selama tiga hari, Jum’at-Minggu (27-29/09).

Panitia pelaksana yang juga Wakil Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Penggemar Merpati Balap Sprint Indonesia (PPMBSI) Jawa Timur, Nurussalam mengatakan, lomba merpati balap itu merupakan bagian dari upaya melestarikan budaya Madura.

“Kalau bukan orang Madura yang kemudian mau peduli terhadap budaya yang lahir dari madura, siapa lagi,” jelas pria yang disapa Oyuk itu.

Aniversari Liga Jawa Timur ini, menurutnya bekerjasama dengan Pengurus Daerah (Pengda) PPMBSI Jawa Timur dan PPMBSI Pusat. Sejauh ini, persiapan yang dilakukan oleh panitia sudah hampir mencapai finish.

Baca Juga:  Oknum Pejabat Tinggi di Bondowoso Diduga 'Overlapping', jadi Tim Pansel tanpa Izin Bupati, PPP Setuju Bentuk Majelis Etik

Anggota DPRD Sumenep itu juga mengatakan, persiapan yang berkaitan dengan birokrasi diatur langsung oleh Disparbudpora Sumenep. Untuk tekhnis, kata dia diatur oleh panitia dari Pengurus Lokal (Penglok) PPMBSI Sumenep.

Kegiatan itu merupakan bagian dari upaya menyukseskan program Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam sektor pariwisata bertajuk Visit Sumenep 2019.

“Segala sesuatunya memang sudah dipersiapkan, agar selama lomba berlangsung benar-benar bisa merealisasikan apa yang diinginkan dari program pemerintah,” tegasnya.

Lomba itu akan diikuti penggermar merpati balap dari berbagai kalangan di nusantara, termasuk kalangan pengusaha. Peserta akan datang dari Madura Raya, Sumatera, Jawa, hingga Bali.

Baca Juga:  Kepala Sekolah Terlibat Sekandal Perselingkuhan dengan Guru Honorer, Wali Murid Resah

Politisi Partai Gerindra itu juga menjelaskan, hadirnya penggermar merpati balap ke Sumenep akan berdampak positif pada perekonomian msyarakat.

“Mereka hadir di Sumenep itu selama sehingga akan berdampak pada perekonomian masyarakat. Mulai dari penjual makanan hingga penginapan. Termasuk daerah wisata yang bisa dikunjungi,” jelasnya.

Lomba dengan hadiah total Rp 50 juta itu akan dibagi menjadi beberapa seri. Sesuai dengan hari lomba dilaksanakan. Hari Jum’at, akan dilaksanakan lomba jarak 500 meter yang dibagi menjadi beberapa seri dan kelas, satu seri ada 16 peserta.

Sedangkan untuk hari Sabtu, akan dilaksanakan lomba dengan jarak antara 600 ke 800 meter. Dihari itu juga ada lomba junior. Lomba balap merpati junior itu ditentukan dengan ring atau cincin yang dipasang di kaki burung. Cincin itu menandakan usia merpati sesuai ring atau cincin yang dikeluarkan PPMBSI setiap tahunnya.

Baca Juga:  Hendak Bunuh Diri, Warga Sidoarjo Ditemukan Tergeletak di Sumenep

“Kemudian hari minggu itu jarak antara 1000 ke 1200 meter. Dihari minggu itu tidak ada seri, tapi langsung sistem gugur, jadi dilombakan masing-masing merpati, biasanya ada tujuh hingga delapan babak untuk masuk final,” jelasnya.

Untuk itu, Oyock berharap, merpati asal kabupaten berlambang kuda terbang bisa berprestasi di lomba tersebut, terlebih, Sumenep merupakan tuan rumah.

“Semoga merpati-merpati balap yang ada di Kabupaten Sumenep ini, mampu memberikan perlawanan bagi merpati dari luar Sumenep atau Madura,” tutupnya.

Berita Terkait

Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
Tim DVI Berhasil Ungkap Identitas Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II
Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG
Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal
PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah
Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:05 WIB

Rayakan HUT RI ke-81, Pemkab Bojonegoro Beri Tali Asih untuk Veteran Kemerdekaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:47 WIB

INKADHA dan BAZNAS Sumenep Bersinergi, Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Ribuan Warga Hadiri Tasyakuran Cucu Pertama Ketua Koperasi Kareb Bojonegoro, H. Sutrisno Bagikan 1000 Paket Sembako

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:04 WIB

DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:05 WIB

Perwakilan Kodim Sumenep Tidak Hadiri FGD Tentang Pembangunan KDKMP, Peserta Kecewa

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:23 WIB

KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:13 WIB

Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola

Berita Terbaru