54 Tahun Bluebird Tumbuh Bersama Indonesia, Kelola Layanan Mobilitas di 22 Kota

- Admin

Jumat, 22 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Memasuki usia ke-54 tahun, Bluebird terus menunjukkan pertumbuhan bisnis dan transformasi layanan mobilitas yang berkembang bersama kebutuhan masyarakat Indonesia.

Berawal dari layanan taksi reguler, Bluebird kini mengelola ekosistem mobilitas terintegrasi yang hadir di 22 kota di Indonesia dengan berbagai layanan transportasi dan solusi perjalanan.

Di Surabaya, salah satu pusat bisnis dan gerbang mobilitas utama di Jawa Timur, Bluebird telah hadir selama 28 tahun dan terus berkembang mengikuti dinamika kebutuhan masyarakat. Mobilitas warga Surabaya yang tinggi, mulai aktivitas perkantoran dan usaha, perjalanan menuju bandara dan stasiun, hingga kebutuhan transportasi harian, mendorong Bluebird terus memperkuat layanan yang relevan dengan perkembangan kota.

Transformasi Bluebird tidak hanya terlihat dari perluasan jangkauan wilayah operasional, tetapi juga diversifikasi layanan. Dari layanan taksi reguler, Bluebird kini menghadirkan Cititrans untuk shuttle antarkota, Bluebird Kirim untuk solusi logistik, Goldenbird untuk layanan sewa mobil, serta Bigbird untuk kebutuhan sewa bus. Berbagai layanan tersebut melengkapi ekosistem mobilitas terintegrasi yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pelanggan individu maupun korporasi.

Baca Juga:  Bambang Irwanto : Sejak Mundur dan Dapat Acquit Et De Charge, Tjandra Sridjaja Sudah Tak Lagi Urusi Seluruh Kegiatan Perkumpulan

Di Surabaya, lebih dari 900 armada Bluebird Group mendukung layanan transportasi yang menjangkau berbagai kebutuhan perjalanan masyarakat lintas generasi.

Penguatan layanan juga dilakukan melalui penambahan armada, termasuk pengoperasian 50 armada kendaraan listrik BYD E6 untuk layanan taksi yang beroperasi dari Bandara Juanda. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Bluebird menghadirkan layanan transportasi yang lebih modern sekaligus mendukung mobilitas yang lebih ramah lingkungan.

Chief Marketing Officer PT Blue Bird Tbk, Monita Moerdani, mengatakan pertumbuhan Bluebird selama lebih dari lima dekade tidak terlepas dari hubungan yang terus dibangun bersama pelanggan, pengemudi, dan karyawan.

Baca Juga:  Polri Berikan Dukungan Psikososial untuk Anak Korban Covid-19 dan Penyandang Disabilitas

“Kami belajar bahwa kepercayaan dibangun melalui konsistensi dalam setiap perjalanan. Karena itu, layanan mobilitas bagi Bluebird lebih dari sekadar armada dan teknologi, tetapi juga tentang manusia di balik setiap perjalanan. Komitmen tersebut kami jaga melalui pengemudi dan karyawan sebagai garda terdepan layanan, sambil terus menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan di berbagai momen,” ujar Monita, Kamis (21/5/2026).

Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat perkotaan, kebutuhan terhadap layanan transportasi yang mudah diakses, nyaman, serta memiliki standar layanan konsisten juga terus tumbuh. Menjawab kebutuhan tersebut, Bluebird memperkuat akses layanan melalui berbagai titik strategis mulai kawasan residensial, pusat perbelanjaan, bandara, hingga stasiun.

General Manager Bluebird Group Jawa Timur, Rito Sudarmawan, mengatakan perusahaan juga terus menjaga kualitas layanan melalui peremajaan armada secara berkala serta pelatihan pengemudi.

Baca Juga:  Gelar Event Generasi Happy, Tri Ajak Gen Z Surabaya Eksplor Dunia Digital

Bluebird juga memperkuat solusi mobilitas korporasi melalui layanan voucher perjalanan, kontrak sewa kendaraan dan bus, hingga shuttle karyawan. Sepanjang 2025, jumlah pelanggan korporasi Bluebird di Surabaya tumbuh 28 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Transformasi layanan turut diperkuat melalui aplikasi MyBluebird yang menghadirkan berbagai fitur seperti Fixed Price, Advance Booking, EZPay, dan EZPoints. Tingginya kebutuhan pelanggan terhadap kepastian tarif tercermin dari penggunaan fitur Fixed Price di Surabaya yang tumbuh 52 persen sepanjang kuartal pertama 2026.

Selama 54 tahun tumbuh bersama Indonesia, Bluebird terus memperkuat perannya sebagai penyedia layanan mobilitas yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan jaringan armada yang tersebar di 22 kota, dukungan teknologi digital, serta inovasi layanan berkelanjutan, Bluebird terus menjaga komitmennya menghadirkan mobilitas yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan bagi masyarakat Indonesia.

Penulis : Muji

Editor : Putri

Berita Terkait

Bupati Bojonegoro Sentil Bea Cukai, Terkait Rokok Ilegal
Niat Mengais Rezeki di Area CFD Alun-Alun Bojonegoro, Lapak PKL Terlibat Kericuhan Dengan Petugas
Tak Sekadar Pameran Otomotif, IIMS Surabaya 2026 Hadirkan Sport Entertainment
Harapan Ketua DPRD Bojonegoro terkait KDMP yang Diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto
Koperasi Desa Merah Putih di 85 titik di Bojonegorodari 396 Titik Diresmikan
Taro Ramaikan Kampung Ramadan di Jombang, Ajak Keluarga Berpetualang dalam Kebaikan
Balik Jengger Ayam GAYATRI: Harapan dan Kecemasan Suraji di Tanjungharjo Bojonegoro
LUsh Green Indonesia akan Gugat Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalnus, Ini Penyebabnya

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:31 WIB

Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:50 WIB

Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Selasa, 15 Juli 2025 - 07:49 WIB

Pembebasan Lahan Habiskan Anggaran 16,5 M, Nasib RS Onkologi Bojonegoro Tidak Jelas

Minggu, 13 Juli 2025 - 07:29 WIB

Kronologi Awal Munculnya RS Onkologi Bojonegoro

Sabtu, 12 Juli 2025 - 21:09 WIB

Soal RS Onkologi, Mantan Kepala Dinkes Bojonegoro Mulai Angkat Bicara

Jumat, 4 April 2025 - 11:01 WIB

Sistem Keamanan Dipertanyakan, Komisi IV DPRD Sampang Prihatin ada Pasien Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya

Kamis, 3 April 2025 - 15:46 WIB

Dinkes Sampang Bakal Telusuri Soal Pasien yang Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya, Benarkah Ada Kelalaian?

Kamis, 3 April 2025 - 07:53 WIB

Pasien Rumah Sakit Sukma Wijaya Kabur, Bukti Lemahnya Sistem Keamanan dan Pengawasan

Berita Terbaru