Ada Ledakan di Rumah Warga Sumenep

- Admin

Rabu, 3 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Warga Desa Bates, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dihebohkan dengan adanya ledakan.

Kejadian ledakan tersebut terjadi pada Selasa 02 Januari 2024, sekitar pukul 20.30 Wib di Dusun Laok, Desa Bates, Dasuk.

Kejadian ledakan tersebut diduga potas, dan meledak di jalan setapak dekat tempat tinggal milik Atmawi (53) warga sekitar.

Kasi Humas Polres Sumenep AKB Widiarti mengungkapkan bahwa kejadian tersebut bermula pada hari Selasa tanggal 02 Januari 2024, sekira jam 18.30 Wib.

Baca Juga:  Todong Korbannya Dengan Sajam, Pelaku Curas di Sumenep Ini Ditangkap di Tanggerang

Atmawi sedang berada di depan musholla miliknya yang biasa dijadikan tempat singgah/istirahat, sambil menjaga toko milik Seliha yang jaraknya 150 meter dari tempatnya.

“Saa itu Toko Seliha sedang tutup dan karena lokasinya berada di tempat sepi dan jauh dari pemukiman penduduk,” terangnya.

Setelah itu sekira pukul 19.45 Wib, Atmawi melihat ada pengendara sepeda motor yang tidak dikenal sedang mondar mandir di dekat toko milik Seliha.

“Karena curiga korban Atmawi sambil memindahkan sepeda motor miliknya pindah kebelakang musholla, tepatnya di gardu yang ada di belakang musholla dengan maksud untuk bersembunyi,” imbuhnya.

Baca Juga:  Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Discovery Mall Bali, Kapolri Ingatkan Pentingnya Vaksin

Saat Atmawi sedang tidur-tiduran sambil teleponan di gardu belakang musholla, secara tiba-tiba ada suara ledakan di dekat gardu tempat Atmawi istirahat yang berjarak sekitar 2 meter.

“Kemudian Atmawi berteriak minta tolong sehingga ada sebagian warga yang datang ke lokasi,” sambungnya.

Akibat dari kejadian tersebut korban Atmawi menderita luka lecet di belakan telinga bagian bawah sebelah kiri, sepeda motor milik korban mengalami rusak, jendela musholla pecah.

“Kerugian secara materil lk. 15.000.000,” pungkasnya.

Penulis : Hairul

Editor : Putri

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB