Harga Garam Murah, DPRD Sumenep Segera Kirim Surat ke Pemerintah Pusat

- Admin

Senin, 14 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur berjanji akan terus mengawal petani garam.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Dewan Perwakilan Raktat Daerah (DPRD) H. Hamil Ali Munir usai melakukan hearhing bersama petambak garam Sumenep.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera berkirim surat kepada pemirintah pusat soal harga garam yang dikeluhkan oleh petambak.

“Kami akan melalukan langkah awal dengan segera berkirim surat kepada pemerintah pusat,” terangnya, Senin (14/10).

Selain itu, menurut politisi PKB itu Komisi II akan segera melakukan rapat kerja dengan PT Garam untuk bisa menyerap garam rakyat.

Baca Juga:  Nelayan Sumenep Hilang, Perahunya 'Pulang' Sendiri

“Yang kedua, nanti Komisi II akan melakukan rapat kerja dengan PT Garam, agar garam rakyat bisa terserap, bukan justru mematikan,” imbuhnya.

Pihaknya merasa prihatin kepada petambak garam, pasalnya harga garam yang sebelumnya satu ton 3 juta, namun skrang menjadi 3 ratus ribu.

“Harga garam yang dulunya satu ton tiga juta, sekrang tiga ratus ribu, ini kan miris, ini memang persoalan yang harus kita perjuangkan bersama,” ucapnya.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB