Ditinggal Tarawih, Warga Legung Barat Sumenep Tewas Gantung Diri

- Admin

Jumat, 15 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – M (45), warga Dusun Garubuk Desa Legung Barat Kecamatan Batang-Batang Kabupaten Sumenep ditemukan tewas gantung diri. Kamis (14/04/2022).

Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S mengatakan bahwa hari Kamis sekira pukul 19.30 wib T (21), anak korban melaksanakan sholat tarawih di masjid Babul Iksan disebelah rumahnya sekitar 75 meter.

“Anak korban dipanggil oleh SA (34), keponakan korban. T disuruh pulang oleh neneknya S (65) kondisi sakit/tidak bisa jalan. Kemudian saat itu juga T pulang bersama SA,” ungkap Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti.

Baca Juga:  Jadwal Audiensi Kembali Ditunda, Jaringan Kawal Demokrasi Sebut Bawaslu Sampang Plin Plan

Sesampainya di rumah, T langsung menemui neneknya dan T diauruh melihat ke dapaurnya karena ada suara seperti barang terjatuh.

“Sesampai di dapur anak korban melihat bapaknya yang bernama M dalam kondisi gantung diri dengan menggunakan sarung dua lembar yang diikatkan pada kuda kuda dapur rumah,” imbuhnya.

Melihat kejadian tersebut T langsung berteriak minta tolong ke SA, selanjutnya SA menurunkan M dengan cara menggendong M dan T memotong sarung yang digunakan gantung diri dengan menggunakan pisau dapur.

Selanjutnya M dibawa ke tempat tidur sudah dalam kondisi meninggal dunia. Tidak lama kemudian para tetangga berdatangan termasuk MP (42) istri korban yang baru selesai melaksanakan sholat tarawih.

Baca Juga:  Jual Sabu ke Pulau, Pemuda Legung Barat Diringkus Polisi

“Dari hasil musyawarah keluarga korban tidak bersedia untuk dilakukan outopsi dan menyatakan meninggalnya M murni bunuh diri tanpa ada unsur kesengajaan,” pungkas Kasi Humas.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB