Pendaftar PPK di Sumenep Mencapai 103 Orang, Satu Kecamatan Masih Nihil

- Admin

Kamis, 24 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id Sejak tanggal 20 November 2022 kemarim, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur sudah membuka pendaftatan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pemilu 2024. Pendaftaran badan adhoc tersebut dijawalkan ditutup 29 November mendatang.

Berdasarkan data yang masuk dalam aplikasi Siakba tanggal 23 November yang diperoleh media ini, pendaftar PPK di Sumenep sudah mencapai 103 orang. Rinciannya, sebanyak 97 orang pendaftar adalah laki-laki, sisanya adalah perempuan. Namun, jumlah ini masih bisa bertambah, mengingat masa pendaftaran masih akan berlangsung hingga beberapa hari kedepan.

Baca Juga:  Miris, Baru Dibangun Jembatan Aladin di Gapura Jadi Tempat Mesum Para Muda-mudi

Dimasing-masing Kecamatan, jumlah pendaftar relatif bervariasi. Diketahui, Sumenep memiliki 27 kecamatan, baik di daratan maupun kepulauan. Kecamatan Arjasa memiliki jumlah pendaftar terbanyak, yakni 9 orang. Sementara itu, urutan kedua yakni Kecamatan Batang-Batang dan Kecamatan Kota dengan jumlah pendaftar 8 orang. Sementara itu, satu kecamatan nihil pendaftar, yakni Kecamatan Nonggunong.

Komisioner KPU Sumenep, Rafiqi menyampaikan, pada penyelenggaraan Pemilu mendatang, KPU Sumenep membutuhkan 5 orang PPK disetiap kecamatan. Untuk itu, pihaknya berharap jumlah pendaftar minimal disetiap kecamatan mencapai dua kali lipat dari kebutuhan, yakni 10 orang.

Baca Juga:  Gelar MoU Bersama PT Garam dan Pegadaian Sumenep, PC Muslimat NU Sumenep Teken Nota Kesepakatan 'Arum Haji'

“Kami menginginkan setidaknya pendaftar itu minimal dua kali kebutuhan, paling tidak ada 10 orang pendaftar disetiap kecamatan, mudah-mudahan terpenuhi. Tapi saya yakin itu akan terpenuhi. Jika ada kecamatan yang kurang dari 10 orang, maka (pendaftaran, red) akan diperpanjang,” katanya, Rabu (23/22) kemarin.

Nantinya, sebelum memasuki 5 besar, seluruh pendaftar akan melalui sejumlah tahapan. Tahapan itu, diantaranya mulai seleksi administrasi, sistem Computer Assisted Test (CAT), hingga tes wawancara.

Rafiqi juga menjelaskan, KPU Sumenep juga memperhatikan keterwakilan pendaftar perempuan agar mencapai 30 persen. Kendati demikian, keterwakilan perempuan tersebut tidak menjamin akan lolos sebagai anggota PPK. Kata Rafiqi, semua itu tetap tergantung pada kompetensi yang dimiliki.

Baca Juga:  Jembatan Gibuk Penghubung Desa Andulang dan Longos Ambruk

“Semuanya itu juga tergantung dengan kompetensi, bukan hanya sekedar jenis kelamin. Kompetensinya harus bisa diepertanggungjawabkan,” tegasnya.

Selain PPK, KPU Sumenep juga akan merekrut badan ad hoc lainnya, yakni Panitia Pemungutan Suara (PPS) ditingkat desa. Untuk PPS, pendaftaran dijadwalkan akan dibuka pada pertengahan bulan Desember 2022 mendatang.

Berita Terkait

KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat
Bupati Setyo Wahono Lepas Jalan Sehat Harkopnas: Koperasi Pilar Utama Ekonomi Bojonegoro
Lewat Program IVF Morula Surabaya, Pasutri Sumenep Akhirnya Miliki Bayi Kembar Setelah 22 Tahun
Absen Undangan Kapolres, SMSI Sumenep Tegaskan Bukan Bagian Aksi Boikot

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru