DPD RI Lia Istifhama Gelar Reses Bareng SMSI Sumenep

- Admin

Jumat, 30 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Dr. Lia Istifhama, S.Sos.I., M.E.I., atau yang akrab disapa Neng Lia, menggelar kegiatan reses di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, pada Rabu (tanggal menyesuaikan).

Kegiatan ini berlangsung di Hotel Myze Sumenep dan dihadiri oleh perwakilan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Sumenep.

Pertemuan ini difokuskan pada isu strategis terkait ketimpangan pembangunan antara daratan dan kepulauan di Kabupaten Sumenep. Dalam diskusi hangat tersebut, SMSI Sumenep menyuarakan keresahan masyarakat yang merasa wilayah kepulauan masih kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun pusat.

“Potensi Sumenep sangat besar, terutama di wilayah kepulauan. Namun, akses dan infrastruktur masih jauh tertinggal. Kami berharap adanya perhatian serius dari pusat melalui peran DPD RI,” ujar salah satu perwakilan SMSI.

Baca Juga:  SMSI Sumenep Kecam Aksi Kekerasan Wartawan Tempo

Menanggapi aspirasi tersebut, Dr. Lia Istifhama menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan suara masyarakat Sumenep, khususnya di wilayah kepulauan yang selama ini cenderung terpinggirkan dalam arus pembangunan nasional.

“Reses ini menjadi momen penting untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat daerah. Saya melihat sinergi antara media, masyarakat, dan wakil rakyat adalah kunci untuk memperjuangkan pemerataan pembangunan,” jelas Neng Lia.

Ia menambahkan, masukan dari SMSI Sumenep akan dibawa ke tingkat pusat sebagai bentuk nyata dari kerja wakil daerah. Meski secara kelembagaan ia lebih fokus pada isu sosial, pendidikan, dan pelayanan publik, ia tetap aktif mengawal berbagai kebutuhan masyarakat di banyak sektor.

Baca Juga:  Harga Garam Murah, DPRD Sumenep Segera Kirim Surat ke Pemerintah Pusat

Salah satu bukti komitmennya adalah keberhasilan mendorong penyesuaian jadwal pengangkatan CPNS dan PPPK tahun 2024.

Menurutnya, sempat terjadi ketidakpastian dalam penjadwalan, namun aspirasi dari masyarakat yang ia bawa berhasil mendorong pemerintah untuk segera mengambil keputusan tegas.

“Alhamdulillah, sekarang sudah ada kejelasan. Pengangkatan CPNS dimulai pada 1 Oktober 2025, sedangkan PPPK dijadwalkan 1 Maret 2026. Seluruh instansi sudah diminta menyesuaikan agar tidak terjadi kebingungan di lapangan,” paparnya.

Ia menekankan bahwa keputusan tersebut penting karena menyangkut masa depan ribuan tenaga honorer yang selama ini menunggu kepastian status mereka.

Baca Juga:  Sepasang Pemeran Video Syur Wanita Kebaya Merah Ditangkap Polisi

“Ini bentuk nyata dari perjuangan bersama. Ketika kita bersuara dengan satu niat yang sama, insyaallah akan didengar. Saya akan terus menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah pusat,” ujar Neng Lia dengan penuh semangat.

Kegiatan reses ini tidak hanya menjadi sarana penyerapan aspirasi, tetapi juga ajang silaturahmi dan penguatan kolaborasi antara wakil rakyat dan insan media.

“Harapannya, kolaborasi ini dapat mempercepat realisasi pembangunan yang lebih adil dan merata, terutama bagi masyarakat kepulauan Sumenep yang selama ini merasa terpinggirkan,” tutupnya.

Penulis : Hairul

Editor : Putri

Berita Terkait

Jejak Sindikat Narkoba Terendus di Laut Kepri, 2,6 Ton Sabu Cair Digagalkan
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
Tim DVI Berhasil Ungkap Identitas Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II
Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG
Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal
PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah
Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru