Dua Srikandi Bojonegoro bersama Dinkes Sisir Gizi Buruk dan Penderita TBC, Begini Komentar Mereka

- Admin

Jumat, 6 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, melalui Dinas Kesehatan, Hari Kamis 5 Juni 2025 melaksanakan penyerahan makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil serta penderita TBC ada tiga tempat titik yang harus di kunjungi, Purwosari, Mojodelik dan Kapas.

Acara penyerahan makanan tambahan pertama yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Purwosari tersebut, dihadiri oleh ibu-ibu kader posyandu se kecamatan Purwosari dan juga perempuan-perempuan teras di Bojonegoro yaitu Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah bersama Cantika Wahono selaku Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) bersama Jajaran Kabupaten Bojonegoro Provinsi Jawa timur.

Selain itu Dalam kesempatan ini, Ketua TP PKK Cantika Wahono turut juga memberikan Apresiasi atas keberhasilan Posyandu Desa Sukowati Kecamatan Kapas yang berhasil masuk dalam 5 besar di tingkat Jawa Timur dan akan mewakili Provinsi di tingkat nasional.

Baca Juga:  Gubernur Jatim Menginisiasi SMA Taruna Pamong Praja di Bojonegoro

“Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan contoh praktik baik bagi posyandu lain di Bojonegoro dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar,” harap Wanita Istri Setyo Wahono Bupati Bojonegoro.

Selain itu Wanita yang akrab dipangil Bunda Wahono tersebut mengatakan, Kegiatan ini menegaskan komitmen kuat Pemkab dalam mewujudkan visi misi Membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang Berkualitas Unggul, Berbudaya, dan Berakhlak, serta membanggakan.

Lanjutnya, Penanganan terkait stunting, serta masalah gizi buruk serta pemberantasan penyakit TBC telah menjadi prioritas utama dipemerintahan Setyo Wahono dan Nurul azizah, dengan penyerahan makanan tambahan ini diharapkan dapat mempercepat penurunan angka-angka tersebut di Bojonegoro.

Cantika Wahono juga mengajak untuk berperilaku dan menjalani Hidup Bersih dan Sehat sebagai fondasi gizi yang optimal dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Empat Pimpinan DPRD Sumenep Definitif Dilantik

“Kita harus terus menerapkan PHBS, seperti mencuci tangan dengan sabun, mengonsumsi air bersih, dan makanan bergizi,” tuturnya.

Sementara itu, Nurul Azizah Selaku Wakil Bupati menambahkan terkait pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengatasi tantangan kesehatan dan gizi. Ia menegaskan bahwa penyerahan makanan tambahan ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan Bojonegoro, karena dengan gizi yang baik.

“Mari kita menciptakan generasi yang lebih sehat dan produktif, serta membanggakan,” ajaknya.

Nurul Azizah juga menambahkan kegiatan ini Sebagai bentuk perhatian langsung dari pemerintah daerah Bojonegoro, salah satunya adalah komitmen untuk memastikan makanan tambahan sampai ke sasaran yang tepat dan memberikan dukungan moral secara pribadi.

Baca Juga:  Kades Ringintunggal Bojonegoro Tolak Tambang Ilegal di Desanya

Imbuhnya,Makanan tambahan ini dan memastikan keberlanjutannya, demi terwujudnya masyarakat Bojonegoro yang sehat, makmur, dan membanggakan.

“Inisiatif ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perbaikan gizi dan penanggulangan penyakit,” tambah wakil Bupati Bojonegoro.

Selain itu, Wakil Bupati dan Ketua TP PKK juga melakukan kunjungan ke rumah dua penderita TBC di wilayah Purwosari,

Dalam laporan Ninik Susmiati selaku Kepala Dinas kesehatan mengatakan Untuk tahun 2025, Dinkes Bojonegoro telah menetapkan target yang komprehensif, yaitu pemberian makanan tambahan kepada 621 kasus masalah gizi, 1.372 balita stunting di 28 kecamatan dan 35 puskesmas, 587 ibu hamil dengan kategori kurang energi kronis (KEK), dan 31 anak dengan gizi buruk.

Berita Terkait

APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak
Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat
Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan
Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro
Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian
Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama
Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri
Bupati Bojonegoro Warning KPM Gayatri: Jual Ayam Bantuan, Siap-Siap Blacklist
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:05 WIB

Rayakan HUT RI ke-81, Pemkab Bojonegoro Beri Tali Asih untuk Veteran Kemerdekaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:18 WIB

Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Ribuan Warga Hadiri Tasyakuran Cucu Pertama Ketua Koperasi Kareb Bojonegoro, H. Sutrisno Bagikan 1000 Paket Sembako

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:04 WIB

DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:05 WIB

Perwakilan Kodim Sumenep Tidak Hadiri FGD Tentang Pembangunan KDKMP, Peserta Kecewa

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:23 WIB

KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:13 WIB

Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola

Berita Terbaru