Gubernur Jatim Menginisiasi SMA Taruna Pamong Praja di Bojonegoro

- Admin

Rabu, 5 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menghadiri acara Serah Terima Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro dan Rapat Paripurna Istimewa Sambutan Bupati Bojonegoro Masa Jabatan Tahun 2025-2030, di ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Bojonegoro, Selasa (4/3/2025).

Hadir dalam kegiatan tersebut selain Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga dihadiri Bupati Bojonegoro Setyo Wahono hadir bersama Ketua Tim PKK periode 2025-2030 Cantika Wahono. Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah hadir bersama Bapak Budi Jatmiko.

Selain itu juga dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Anggota Dewan DPR-RI dan Anggota Dewan DPRD Kabupaten Bojonegoro, serta jajaran forkopimda, dan Kepala Desa se Bojonegoro.

Baca Juga:  Wakil Wali Kota Padang Sidempuan Hadiri RUPS Luar Biasa Bank Sumut

Hadir pula purnatugas Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto beserta ibu, Bupati Bojonegoro periode 1988-1993 dan Bupati Bojonegoro periode 1993-1998 Imam Supardi beserta istri, Wakil Bupati Bojonegoro periode 2018-2023 Budi Irawanto. Juga hadir Pj Sekda, asisten dan staf ahli bupati, kepala OPD, camat dan kepala desa, BUMD, instansi vertikal, Bakorwil, KPU, Bawaslu, civitas akademika dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa kulitas SDM menjadi sangat penting untuk masa mendatang. Apalagi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi misi Bupati Bojonegoro Setyo Wahono.

Di dalam quick win Presiden Prabowo Subianto, salah satunya yakni mendirikan sekolah unggulan. Sehingga, Gubernur berterimakasih kepada Pemkab Bojonegoro yang telah memfasilitasi SMA Taruna Pamongpraja.

Baca Juga:  HSN 2019, Ini Pesan Kapolda Jatim dan Gubernur Khofifah

“Sekolah unggulan di Bojonegoro yang diinisiasi Pemprov Jatim yakni SMA Taruna Pamongpraja, semuanya boarding school yang asramanya sudah dibantu oleh Pemkab Bojonegoro,” ungkapnya.

Anak-anak yang di SMA Taruna ini, nantinya akan bisa menambah point dalam pendidikan Bojonegoro. Ketika lulusan SMA Taruna bisa diterima di perguruan tinggi negeri dan dan perguruan tinggi luar negeri, makan hal itu juga akan berdampak pada Bojonegoro.

Gubernur juga menyinggung prestasi anak-anak di Jawa Timur yang diterima di PTN, dengan maupun tanpa tes sejak lima tahun berturut-turut tertinggi di antara semua provinsi lain di Indonesia. “Ini semua berkat peran guru-guru, orang tua dan murid yang luar biasa,” tandasnya.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Cek Vaksinasi di PT. Santos Jaya Abadi

Lebih lanjut, Gubernur Khofifah juga mengajak semua pihak menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam program ini diharap ada dapur sehat ukuran 20×20 meter persegi. Dan jika mungkin ada gedung Pemkab yang bisa digunakan untuk dapur sehat.

Gubernur mencontohkan, di India anggaran tertinggi untuk makan bergizi. Sehingga, referensi Presiden Prabowo sebelum memutuskan program MBG ini cukup matang. Sebanyak 102 negara di dunia melakukan program makan bergizi. Di Baghdad, makan bergizi sudah menjadi program pemerintah hampir 900 tahun.

“Kalau indonesia 2045 menjadi Indonesia Emas, Jatim harus menjadi Jatim Emas. Begitu pula Bojonegoro menjadi Bojonegoro Emas,” pungkasnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting
Bupati Setyo Wahono Sampaikan Nota Penjelasan 5 Raperda dalam Paripurna DPRD Bojonegoro
Perkuat Sinergi, SMSI Bojonegoro dan Bupati Setyo Wahono Bahas Ekosistem Media Sehat
Merawat Aspirasi Lewat Kerja Nyata, Sally Atyasasmi Sabet Gelar ‘The Inspiring Legislator’
Pemkab Sumenep Dukungan Penuh Rencana Pembangunan KEK Tembakau Madura, Siapkan 30 Hektar
Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Senin, 21 September 2026 - 12:26 WIB

HUT ke-104 PSHT Bojonegoro: Diikuti Ribuan Anggota, Diapresiasi Bupati dan Ketua Cabang

Minggu, 20 September 2026 - 13:57 WIB

Morula IVF Surabaya Siapkan Grand Prize IVF Gratis di Acara Future Family Planning

Berita Terbaru