SMK Al Karimiyyah Sumenep Tingkatkan Mutu Guru Melalui Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka

- Admin

Kamis, 26 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Seiring dengan dikeluarkannya kebijakan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makariem serta untuk mempersiapkan sistem pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka Belajar, SMK Al Karimiyyah Sumenep menyelenggarakan pelaksanaan Workshop Kurikulum Merdeka Belajar yang dilaksanakan selama 5 hari yaitu dimulai dari Rabu 25 sampai dengan 31 Mei 2022.

Kegiatan Workshop tersebut mengangkat tema “Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMK Al Karimiyyah Sumenep”, dan diikuti oleh seluruh GTK SMK Al Karimiyyah.

Selain itu, Kepala Sekolah SMK Al Karimiyah Fendi Susanto mengatakan bahwa kegiatan Workshop tersebut menghadirkan narasumber Tim Komite Pembelajar SMK Negeri 1 Kalianget, Pengawas pembina Cabang Dinas wilayah Kabupaten Sumenep, dan juga dihadiri oleh Kepala Seksi SMK Cabang Dinas wilayah Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  Seluruh Kendaraan Dinas Pemkab Sampang Bakal Diperiksa Kelengkapannya

Lebih jauh Fendi menjelaskan, bahwa kegiatan workshop ini merupakan sarana penguatan pembelajaran bagi guru. Terutama guru kelas X, agar supaya lebih mendalami Kurikulum Merdeka Belajar, dan lebih fokus pada peserta didik.

“Melalui workshop ini, diharapkan seluruh bapak dan ibu guru bisa membuat praktik pembelajaran baru. Menggunakan pembelajaran diferensiasi,” kata Fendi Susanto, saat meninjau langsung pelaksanaan workshop, Rabu (25/05/2022).

Melalui workshop ini, pihaknya berharap, seluruh guru di SMK Al Karimiyyah Sumenep semakin handal dan teruji dalam menerapkan pembelajaran melalui metode diferensiasi, meskipun menurutnya metode pembelajaran diferensiasi cukup sulit, terutama jika guru tidak menguasai materi serta memahami karakter peserta didik.

Baca Juga:  Mengintip Olahan Ikan Menjadi Abon Ala KKN Mahasiswa UTM

“Selain itu, guru juga dituntut untuk mengetahui apa saja kebutuhan peserta didik dalam pembelajaran,” tambahnya.

Selain itu pula, Kepala seksi SMK Cabang Dinas wilayah Kabupaten Sumenep, HM. Bahri Arofah, turut memberikan apresiasi terhadap diselenggarakannya workshop yang digelar SMK Al Karimiyyah Sumenep, karena menurutnya kegiatan tersebut akan sangat membantu para guru untuk lebih memahami Kurikulum Merdeka Belajar.

“Semoga para guru di sini dapat lebih memahami, apa yang benar-benar dibutuhkan oleh peserta didik ketika pembelajaran,” ujarnya.

Sementara itu juga, Pengawas pembina Kabupaten Sumenep, H. Suparman mengatakan kegiatan workshop tersebut dapat diserap secara optimal oleh para guru SMK Al Karimiyyah Sumenep.

Baca Juga:  Lagi, Pemkab Sumenep Dapat Penghargaan UHC dari Pemerintah Pusat

“Kerangka kurikulum pembelajaran 75 persen pengetahuan dan 25 persen sisanya untuk proyek. Jadi guru juga harus membimbing peserta didik dalam pembelajaran proyek tersebut,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pendidikan Tidak Gratis: Menguji Pernyataan Humas SMA 3 Bojonegoro di Tengah Larangan Pungutan dan Politisasi PIP
Ketua DPRD Bojonegoro Diroasting Guru Madrasah, Pertanyakan Anggaran APBD Besar, Guru Madrasah Miskin Tak Dapat Insentif
Dinas Pendidikan Bojonegoro Siapkan 40,4 Miliar untuk Beasiswa
KKN UNIJA Gelar Seminar Digital Marketing, Angkat Potensi Bawang Goreng Desa Basoka
Drama Beasiswa di Bojonegoro: Sudah Tanda Tangan Kwitansi, Kok Tiba-tiba Dibatalkan
Gerakan Ayah Ambil Rapor di Bojonegoro Mendapat Sorotan, Pertimbangkan Psikologis Siswa Yatim Piatu
Momen Hari Guru Perkuat Kedekatan Guru Dan Siswa MI NU 2 Grajagan Banyuwangi
Kepala Sekolah dan Guru Honorer yang Selingkuh Diminta Keluar dari Desa

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:20 WIB

Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:03 WIB

DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:59 WIB

Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:04 WIB

Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:56 WIB

Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:19 WIB

Kemenperin Dorong Industri Kayu dan Furnitur Bertransformasi Digital Lewat Indowood Expo 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:50 WIB

Tak Sekadar Pameran, Indowood Expo 2026 Bidik Penguatan Ekosistem Industri Furnitur

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:02 WIB

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional

Berita Terbaru