Cegah Stunting, TP PKK Kabupaten Sampang Gelar Pembinaan di Desa Kodak Torjun

- Admin

Jumat, 13 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Sebagai upaya pencegahan Stunting selama masa Pandemi Covid 19, Tim Penggerak PKK Kabupaten Sampang bersama Tim Penggerak PKK Kecamatan Torjun menggelar pembinaan kepada Kader PKK di Desa Kodak, Jumat (13/11/2020).

Walaupun dalam situasi sulit akibat pandemi disease Covid-19, tak menyurutkan tekad dan semangat para Ibu-ibu PKK untuk menjalankan pembinaan dalam mewujudkan keluarga sejahtera diberbagai desa, tentunya dengan memperhatikan sistem protokol kesehatan, dimana pembinaan dilakukan dengan jumlah peserta yang dibatasi untuk mengantisipasi kerumunan dan sukseskan social distancing.

Pantauan suarabangsa.co.id dilokasi, tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa Kodak, Forkopimcam Torjun, pengurus PKK kabupaten, PKK kecamatan serta seluruh kader PKK desa Kodak.

Baca Juga:  Meski Batal Berangkat, Mayoritas CJH di Sampang Pilih Tak Ambil Uang Pelunasan Haji

Ketua TP PKK Kabupaten Sampang, Hj Mimin Slamet Junaidi dikonfirmasi melalui Eny Yuliadi Setiawan mengemukakan bahwa ciri stunting adalah gagal tumbuh secara fisik dan gagal tumbuh secara mental. Menurut dia, ujung tombak setiap daerah adalah desa, segala sesuatu dimulai dari desa.

“Untuk itu, pemerintah desa harus memperbaiki gizi di masyarakat. Dampak dari stunting adalah pola asuh yang kurang baik, gizi diseribu hari pertama kehidupan kurang bagus, pola asuh orang tua, adanya salah satu anggota keluarga yang merokok dan juga komunikasi yang kurang bagus,” urainya.

Ia berharap agar para kader bersama-sama melakukan upaya-upaya pencegahan stunting sehingga di Kabupaten Sampang dapat zero stunting. Menurutnya, pihaknya terus berupaya memperbaiki gizi di masyarakat sebagai cara dalam pencegahan stunting. Kepada seluruh kade PKK, Ia juga berharap agar kompak jangan sampai ada persaingan diantara salah satu pihak.

Baca Juga:  Tak Hanya Banser, Nama Pagar Nusa Juga Dicatut Dalam Aksi Tolak RUU HIP di Sampang

“Jadi kita harus kompak dalam menjalankan program PKK, baik ditingkat desa, Kecamatan maupun di Kabupaten sendiri, jangan sampai ada persaingan didalamnya,” pesannya.

Menurutnya, gerakan PKK ini sudah mendapat pengakuan dari masyarakat baik nasional maupun secara internasional sesuai dengan keputusan Permendagri dan Perpres.

“Adapun keputusan Permendagri nomor 1 tahun 2013, tentang pemberdayaan masyarakat melalui gerakan PKK, dan Perpres nomor 99 tahun 2017, tentang gerakan PKK,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Desa Kodak, Sulalah menyampaikan bahwa, luas wilayah di desanya adalah 266,98 km persegi dengan rincian 187, 57 untuk tanah sawah sedang. Dan tanah kering 79,41 km persegi.

Baca Juga:  Safari Ramadhan ke 6, Bupati Bojonegoro Ajak Warga Bersyukur

“Untuk jumlah penduduknya 2.760 orang dari 4 Dusun. Dengan rincian, sebanyak 1.601 orang perempuan dan 1.160 orang laki-laki,” ucapnya.

Sulalah juga memaparkan berbagai kegiatan di masing-masing pokja dalam rangka menggerakkan masyarakat yang mayoritas adalah petani. Pihaknya, juga meminta saran dan arahan tentang apa yang ia kerjakan masih banyak kekurangan yang harus dibenahi

“Oleh karena itu, kami mohon saran, arahan serta bimbingan baik dari tim PPK Kecamatan maupun PPK Kabupaten,” tandasnya.

Berita Terkait

Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025
Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen
Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional
SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan
Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C
Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:43 WIB

Pererat Kekeluargaan, Koperasi KAREB dan PT KAS Gelar Doa, Besok bersama warga desa juga lakukan hal sama, akan Santuni Ratusan Anak Yatim

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:42 WIB

Ojol Bojonegoro Berbagi 500 Paket Takjil di Jalan Pemuda

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:07 WIB

Ketua Projo Bojonegoro: Pengakuan Rismon Sianipar Adalah Kematian Narasi Fitnah Ijazah Jokowi

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:27 WIB

Begini Suara Syukur dari Pedal Listrik, Kisah Lansia Bojonegoro Terima Bantuan Presiden RI Becak listrik

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:23 WIB

Menteri LH Bersama Bupati Bojonegoro Pimpin Curve, dan Bersih-bersih di Program Indonesia Asri

Minggu, 1 Maret 2026 - 01:04 WIB

Bocil di Bojonegoro yang Sempat Dilaporkan Hilang, Keluarga Menolak Diotopsi

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:38 WIB

Orang Tua Siswa yang Kritik MBG Dilaporkan SPPG, Begini Komentar Ketua DPC Peradi Bojonegoro

Senin, 23 Februari 2026 - 12:39 WIB

Usai Viral, Aktivitas Pungli di TBB Tidak Terlihat Lagi

Berita Terbaru