Hendak Berjemur di Pantai, Warga Gayam Sumenep Malah Ditemukan Sudah tak Bernyawa

- Admin

Senin, 28 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Warga Desa Kalowang Kecamatan Gayam Sumenep digegerkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki di perairan pantai setempat, Senin (28/02/2022) sekitar pukul 07:30 WIB.

Berdasarkan informasi masyarakat setempat, mayat yang ditemukan tersebut adalah Syeh Hagid Zubaidi (55) warga Desa Kalowang Kecamatan Gayam Sumenep.

Sehari sebelum ditemukannya korban meninggal, yaitu pada Minggu 27 Februari 2022, korban dikabarkan berangkat dari rumahnya hendak berjemur di tepi pantai Kalowang pada sekitaran pukul 10:00 WIB.

Selanjutnya pada Senin tanggal 28 Februari 2022 sekira pukul 07.30 WIB, saksi yaitu Rasid (45) melakukan pencarian terhadap korban ke pingir pantai dan akhirnya menemukan korban dalam keadaan tengkurap dan sudah tidak bernyawa.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung Baru DPRD

“Tubuh korban ada luka luka lecet di bibir, lecet di telinga kiri, yang diduga tergelincir atau terjatuh di bibir pantai sehingga mengenai batu karang,” kata Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, Senin (28/02/2022).

Kemudian, lanjut Widiarti menjelaskan, selanjutnya Syah Novel Syamlan sebagai pelapor yang mendapat informasi kejadian tersebut, langsung melaporkan penemuan mayat tersebut ke Polsek Sapudi. Kemudian personel Polsek Sapudi bersama petugas medis dan anggota Koramil mendatangi TKP.

“Selanjutnya korban dievakuasi ke Puskesmas Gayam untuk dilakukan otopsi, namun dari pihak keluarga korban keberatan dan meminta untuk langsung dibawa ke rumah duka, dikarenakan korban memang sudah memiliki riwayat penyakit stroke,” imbuhnya.

Baca Juga:  Minta Kadisdik Sumenep Dicopot, PMII Demo Pemkab

“Berkaitan dengan kejadian tersebut, pihak keluarga menyatakan menerima kematian korban akibat celaka sendiri, serta menyatakan tidak akan melakukan penuntutan kepada pihak manapun yang mana pernyataan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani pihak keluarga,” pungkasnya.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Sabtu, 31 Mei 2025 - 12:07 WIB

Nelayan Sumenep Temukan 35 Kg Narkoba Mengambang di Lautan

Berita Terbaru