Bupati Bojonegoro Berkometmen Tidak Anti Keritik

- Admin

Kamis, 8 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id -Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, dihadapan para awak media yang bertugas melakukan liputan sebagai wartawan di wilayah Kabupaten Bojonegoro merupakan mitra dan agen informasi dan pembangunan di Bojonegoro. Dengan ini pihaknya harus membangun silaturahmi dan sinergitas kepada semua pegiat media tanpa membeda-bedakan bentuk media dan juga wartawannya.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Setyo Wahono pada acara Gathering media yang digelar di Halaman belakang Rumah Dinas Bupati Bojonegoro pada Rabu malam (7/5/2025).

Bupati Wahuno pun memastikan lagi, bahwa dirinya tidak alergi media dan tidak anti kritik demi Bojonegoro lebih makmur dan membanggakan, akan tetapi juga berharap wartawan tetap menggunakan aturan dan undang undang pers yang berlaku dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai jurnalis.

Baca Juga:  Videotron Terbengkalai Dari Tahun 2016, Begini Komentar Kominfo dan PU Bina Marga Bojonegoro

“Sejak awal saya (berkomitmen) tidak anti kritik. Kran Keterbukaan informasi publik (KIP) juga kita buka luas, saya ini los saja. Tetapi teman-teman media harus memahami, KIP ada aturannya, ada data bersifat internal yang tidak boleh disebarluaskan, ada itu,” ulasnya.

Mas Wahono, sapaan akrabnya, pun berjanji akan memberikan reward kepada wartawan yang menginformasikan kelalaian OPD terkait kinerja dan/atau pelayanan yang tidak sesuai harapan masyarakat telatah Angling Dharma.

“Silakan langsung menemui saya jika ada Kadin yang tidak mau memberikan informasi, atau barangkali ada temuan dugaan kecurangan proyek, akan saya beri hadiah. Silakan tak usah ragu, tapi harus dengan data sesuai kondisi yang ada,” tandasnya serius.

Baca Juga:  Gema Takbir Akbar Idul Adha 1443 H, Ini Harapan Bupati Sumenep

Akan tetapi kritik yang dilakukan media juga harus menggunakan logika, data, cek dan ricek sesuai kode etik Jurnalis, sehingga apa yang disampaikan oleh media melalui karya Jurnalisnya juga berimbang.

Sementara Itu, Sasmito Anggoro perwakilan wanak media saat menyampaikan sambutannya mengatakan bahwa, dirinya mengajak kepada awak media agar juga mempersiapkan diri sebelum melakukan kritik dan juga tulisan sebagai bentuk kontrol sosial kepada pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

“Kita harus mengkritik diri kita dulu sebelum menyampaikan melalui karya jurnalis di media kita, karena apa jika kita keliru dan tidak melalui unsur jurnalis dalam berkarya maka dapat menjadikan sebuah fitnah dan tidak baik untuk konsumsi Publik,” katanya.

Baca Juga:  Bojonegoro Akan Menjadi Role Model Keluarga Samawa

Pria yang juga Sekretaris Bojonegoro Kampung Pesilat ini menjelaskan bahwa, ada aturan kode etik jurnalis sebagai pondasi wartawan dalam sebuah penulisan berita, tidak hanya sekedar menulis sesuai keinginan pikirannya tapi harus ada Cek dan ricek mengedepankan fakta dan keterangan Nara sumber yang jelas agar tidak menjadi sebuah tulisan ambigo dan mencampur adukkan antara opini dan fakta.

“Mari kita juga saling berbagi dan tidak pelit akan ilmu kewartawanan untuk disampaikan kepada kawan kawan yang lain, sehingga Untuk menuju wartawan yang baik dan profesional akan dapat dicapai dan jurnalis Bojonegoro mampu memberikan informasi sesuai kode etik Jurnalis,” pungkas Sasmito.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Bupati dan wakil Bupati Bojonegoro, Sholat Idul Adha Di Masjid Berbeda, Begini Pidato Bupati Bojonegoro
Serapan Baru 26 Persen, Komisi C Warning Diknas Bojonegoro Beserta Jajarannya
Perkuat Peran Perempuan dan Ketangguhan Sosial, Momentum Hari Kartini dan HUT Damkar Jadi Refleksi Pengabdian
Perkuat Ekonomi Lokal, 57 Desa di Bojonegoro Terima Armada Operasional Koperasi Desa Merah Putih
Instruksi Presiden, Bupati Bojonegoro Keluarkan Surat Edaran Kebijakan Efisiensi Anggaran
Bupati Bojonegoro Terima Rekomendasi LKPJ 2025: Janji Segera Tindak Lanjut Demi Pembangunan Berkelanjutan
Bupati Setyo Wahono Minta Dukungan Pusat di Hadapan Menteri Hanif Faisol: Malu Jika Bojonegoro Tanpa Adipura
Dua Ratus Pengayuh Becak di Bojonegoro Dapat Berkah dari Presiden Prabowo

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 06:34 WIB

Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:56 WIB

Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:19 WIB

Kemenperin Dorong Industri Kayu dan Furnitur Bertransformasi Digital Lewat Indowood Expo 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:50 WIB

Tak Sekadar Pameran, Indowood Expo 2026 Bidik Penguatan Ekosistem Industri Furnitur

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:47 WIB

PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:47 WIB

Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:51 WIB

Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:40 WIB

Wuling Eksion Ramaikan IIMS Surabaya 2026, Tawarkan SUV Keluarga Berteknologi EV dan PHEV

Berita Terbaru