Buntut Harga Gabah Anjlok, Bupati Bojonegoro Panggil Bulog dan Satgas Pangan

- Admin

Kamis, 10 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Buntut dari harga gabah kering anjlok di tingkatan petani, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengadakan pertemuan dengan Bulog. Kamis (10/04).

Bupati Bojonegoro didampingi oleh Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, Dandim 0813 Arief Rochman Hakim.

Diskusi hangat terlaksana di rumah dinas serta melibatkan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian juga Dinas Perdagangan.

Pertemuan ini untuk menjawab keluhan masyarakat, khususnya petani soal penjualan gabah pascapanen di Bojonegoro.

Menjawab apa yang menjadi keluhan para petani, Bupati Bojonegoro menekankan serta optimalkan hasil penyerapan Gabah Kering Panen (GKP) sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang ditetapkan Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Baca Juga:  Safari Ramadhan di Bubulan, Bupati Bojonegoro Minta Warganya Jaga Moralitas Putra Putrinya

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro akan mencarikan solusi untuk menambah gudang serta penggilingan tambahan.

Hal ini karena setelah panen raya, Bulog mengungkapkan ada kesulitan soal pengeringan. Lalu Bulog hanya bisa menampung 450 ton per harinya agar optimal menyerap hasil panen.

Pemkab Bojonegoro menyampaikan bahwa dalam minggu ini akan ada panen sebanyak 12.000 Ha. Menanggapi hal ini Bulog pun menyampaikan kesiapannya.

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono juga menyampaikan terima kasih atas komitmen Bulog atas kesanggupannya, dan Pemkab Bojonegoro bersama akan mengawal hal tersebut.

Baca Juga:  Juru Parkir yang Dikelola oleh Dishub Bojonegoro Diduga Masih Narik Parkir Berlanganan

“Kami bersama para satgas akan terus mengawal, agar nantinya penyerapan tetap bisa maksimal,” tutur Bupati Bojonegoro.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah
Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro
Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026
Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru