Petani Dan Buruh Pabrik Rokok di Sumenep Bakal Dapat BLT DBHCHT

- Admin

Jumat, 15 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Anggaran sebesar Rp 10 miliar dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2021, yang mengalir ke Bagian Energi dan Sumber Daya Alam (ESDA) Setkab Sumenep, yang akan di salurkan bagi masyarakat penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Kabupaten Sumenep akan segera disalurkan ke sebanyak 8.200 an penerima.

Dari besaran anggaran tersebut, sebesar Rp 6 miliar akan disalurkan di tahap awal, sementara itu sisanya, sebesar 4 miliar akan disalurkan di Perubahan Anggaran Keuangan (PAK).

Baca Juga:  Truk Pengangkut Oksigen Terguling di Sumenep

Sementara itu, Kepala Bagian ESDA Setkab Sumenep, M. Sahlan melalui Kasubag Pertanian, Kehutanan, Kelautan dan Perikanan, Andi Suprapto mengatakan, bantuan tersebut akan diberikan kepada buruh tani dan buruh pabrik rokok.

“Rinciannya masing-masing penerima akan mendapatkan sebesar Rp 1,2 juta,” jelasnya, Rabu (15/9/2021).

Untuk saat ini, pihaknya masih melakukan verifikasi terkait penerima BLT dari dana DBHCHT 2021, hal ini dilakukan bertujuan untuk menghindari data penerima ganda dengan bantuan sosial lain dari Pemerintah.

“Verifikasi ini untuk memastikan agar bantuan tersebut tidak tumpang tindih. Makanya, kami verifikasi juga ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Sosial dan Dinas Pertanian,” ungkapnya.

Baca Juga:  Lantik Kades Giring Manding Hasil PAW, Ini Pesan Bupati Sumenep

Kata Andi, terkait sistem penyaluran bantuan tersebut yang sebesar Rp 1,2 juta untuk buruh tani dan buruh pabrik rokok kemungkinan akan dilakukan secara bertahap.

“Jadi tergantung nanti, bisa dua kali atau bahkan tiga kali,” imbuhnya.

Perlu diketahui, tahun ini Pemkab Sumenep menerima DBHCHT sebesar Rp 40,9 miliar, dan jumlah ini akan mengalir ke 6 organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai pelaksana kegiatan.

Sementara bagian ESDA Setkab Sumenep sebagai sekretariat bersama kegiatan DBHCHT hanya memiliki dua kegiatan. Pertama, monitoring dan evaluasi ke 6 OPD, kedua menyalurkan BLT DBHCHT.

Baca Juga:  Anggota Komisi IV DPR RI Slamet Ariyadi Minta Jokowi Revisi Soal Perpres Investasi Miras

Berita Terkait

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru