Petani Sudah Mulai Panen Tembakau, Pemkab Pamekasan Belum Tetapkan BEP

- Admin

Selasa, 30 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Hingga saat ini Break Even Poin (BEP) belum ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Pamekasan, sedangkan sebagian Petani sudah mulai panen Tembakau.

Menyikapi hal itu Sekretaris P4TM Abdul Aziz angkat bicara, menurutnya Pemerintah selaku perwakilan dari Masyarakat Pamekasan, saat ini seharusnya sudah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, baik dari pihak Pabrikan, Asosiasi dan semua Steak holder yang berkompeten, serta dilibatkan dalam menentukan BEP itu sendiri.

Akan tetapi menurut Abdul Aziz, hingga saat ini belum ada konsolidasi terkait hal itu, seharusnya ketentuan BEP sudah selesai, bukan malah menunggu panennya Tembakau.

Baca Juga:  Harga Beras di Pamekasan Naik Hingga 40 Persen, Masyarakat Bisa Apa?

“P4TM sendiri sebenarnya bukan Pabrikan, tetapi hanya ingin bagaimana Tembakau Masyarakat itu, terserap dengan harga maksimal yang tidak merugikan Petani,” ucapnya.

Sementara saat ini pihaknya sendiri sudah datang dan melihat ke lapangan untuk melihat tembakau Petani, akan tetapi menurutnya, saat ini masih belum cukup tua, jadi jangan terlalu cepat Petani untuk petik Tembakau

Karena itu akan mempengaruhi kwalitas tembakau, maka harapannya kepada Petani Tembakau, agar tidak terburu-buru memetik Tembakau mereka, tunggu sampai benar-benar tua sehingga menghasilkan Tembakau yang berkualitas tinggi

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Fasilitasi Pelaku Usaha Menengah dengan Pembukaan Mall UMKM

“Karena tembakau Madura mempunyai ciri has yang beda dengan Tembakau yang lain, baik dari segi rasa maupun aroma,” tutur Abdul Aziz.

“Untuk itu saya berharap Pemerintah segera menentukan BEP, karena itu menentukan sirkulasi perdagangan Tembakau,” imbuhnya.

Penulis : Wiwin

Editor : Putri

Berita Terkait

Taro Ramaikan Kampung Ramadan di Jombang, Ajak Keluarga Berpetualang dalam Kebaikan
Balik Jengger Ayam GAYATRI: Harapan dan Kecemasan Suraji di Tanjungharjo Bojonegoro
LUsh Green Indonesia akan Gugat Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalnus, Ini Penyebabnya
SMKS PGRI Sukodadi Gelar Pameran Karya Tata Busana, Dorong Kreativitas dan Jiwa Wirausaha Siswa
Buruh Tembakau Baureno Bojonegoro Dapat DBHCHT, Petani Tembakau Ngayam Juga Berharap Dapat
Gotrade Gelar Roundtable Surabaya, Kupas Strategi Pasar AS 2026 dan Dorong Literasi Saham
Surabaya Printing Expo 2025 : Mesin Cetak Inovatif dan Teknologi Terbaru Jadi Sorotan
Respon Cepat Kelangkaan Gas LPG 3 Kg, DPRD Sumenep Gelar RDP

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB