Pemkab Pamekasan Gratiskan Rapid Tes Antigen Bagi Santri

- Admin

Sabtu, 22 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Kabar baik bagi santri yang hendak melalukan Rapid Tes. Pasalnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur menfasilitasi santri untuk melakukan rapid tes antigen gratis sebelum kembali ke pondok pesantren.

Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, dr. Nanang Suyanto mengungkapkan, pihaknya menyediakan fasilitas rapid tes antigen gratis bagi santri yang hendak kembali ke pondok pesantren di semua pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di 13 kecamatan sebagai upaya mencegah penyebaran covid-19.

“Kalau ada santri yang mau kembali ke pondoknya, dia bisa menghubungi puskesmas terdekat. Kita akan layani, khususnya santri yang akan ke luar Pamekasan, kalau untuk Pamekasan tidak perlu,” terangnya, Sabtu (22/5/2021).

Baca Juga:  Bupati Pamekasan Melantik 320 PPPK

Nanang menambahkan, sejauh ini ada beberapa alumni pondok pesantren tertentu yang mengkoordinir santri aktif untuk melakukan rapid tes sebelum kembali ke pondok pesantren tersebut. Tetapi, bagi santri yang tidak terkoordinir alumni bisa langsung mendatangi puskesmas terdekat.

Meskipun tidak terkoordinir alumni, tambah dia, Pemkab Pamekasan juga melayani yang bersangkutan tanpa biaya alias gratis. Karena tujuan dari rapid tersebut untuk mengetahui status kesehatan santri yang akan kembali ke pondok pesantren.

“Dimana kita bisa mencegah apabila santri itu terindikasi positif pada pemeriksaan rapid antigennya, maka ia harus melakukan isolasi mandiri dulu di rumah. Tidak boleh berangkat ke pondok dulu, karena dikhawatirkan menjadi sumber penularan di pondok pesantren tersebut,” imbuhnya.

Baca Juga:  Jalin Kerjasama, STIE Bakti Bangsa Teken MoU dengan Komunitas Pemuda Kampung Batik Pamekasan

Berdasarkan data santri yang dijadwalkan melakukan rapid tes antigen gratis masing-masing santri pondok pesantren Lirboyo sebanyak 50 orang, santri pondok pesantren Nurul Jadi Paiton sebanyak 70 orang, santri pondok pesantren Amanatul Ummah sebanyak 5 orang, dan santri pondok pesantren Sidogiri sebanyak 296 orang.

“Di luar itu ada santri yang berangkat perorangan. Karena di daftar itu kan yang diakomodasi alumni. Alumni mengajukan permohonan untuk rapid tes, ada yang mengajukan ke Bapak Bupati, ada yang langsung ke dinas kesehatan, ada yang tanpa permohonan langsung datang ke puskesmas. Kita layani,” terangnya.

Baca Juga:  EDITORIAL: Ironi Desa Talok, Saat Ego Pemimpin Membakar Nadi Pembangunan

Dia menerangkan, bagi santri yang hendak memanfaatkan rapid tes antigen gratis tersebut hanya menunjukkan kartu santri, kartu tanda penduduk (KTP) atau surat keterangan domisili di Pamekasan dan hendak melaksanakan perjalanan ke pondok pesantren.

“Harapan saya santri yang mau kembali ke pondok pesantren asalnya, sebaiknya manfaatkan fasilitas yang disediakan Pemkab. Karena bagaimanapun ini bertujuan mencegah penularan covid-19,” harap dia.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Pemkab Pamekasan, Halifaturrahman mengungkapkan, kegiatan rapid tes antigen gratis tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap santri sebagai upaya mencegah penyebaran covid-19.

Berita Terkait

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru