Ketua BPD Tanjungharjo Bojonegoro Meminta Pantarlih Profesional

- Admin

Selasa, 25 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Dalam tahapan Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil walikota, Hari ini memasuki tahapan Pendataan dan Validasi pemilih (Pantarlih).

Sebanyak 18 orang petugas Pantarlih Desa Tanjungharjo, kecamatan Kapas, kabupaten Bojonegoro, yang nanti akan memvalidasi pemilih di Tiga Dusun di 9 TPS. Hari Senin (24/6/2024) di lantik dan disumpah, Bojonegoro Provinsi Jawa timur.

Dalam sambutan Ketua PPS Desa Tanjungharjo setelah acara sumpah jabatan dan ikrar fakta integritas bersama, Nur Ali selaku Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS), menyampaikan beberapa hal penting terkait tugas dan tanggung jawab Pantarlih (PPS) bersama dalam menyukseskan Pilkada.

“Pertama-tama, saya ingin mengucapkan selamat kepada rekan-rekan yang telah terpilih dan dilantik sebagai Pantarlih. Tugas yang diemban oleh rekan-rekan sekalian adalah tugas yang sangat mulia dan penting. Pantarlih memiliki peran strategis dalam memastikan bahwa data pemilih yang akan digunakan dalam Pilkada adalah data yang akurat dan valid. Oleh karena itu, dalam melaksanakan tugas ini, dibutuhkan komitmen, kejujuran, dan integritas yang tinggi,” harapnya.

Baca Juga:  Kirab Pemilu, Bupati Bojonegoro Ajak Warganya Tidak Golput di 2024

Lanjutnya, Kedua saya mengingatkan bahwa tugas pemutakhiran data pemilih harus dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab dan profesionalisme. Rekan-rekan Pantarlih diharapkan untuk turun langsung ke lapangan, mendata setiap pemilih dengan cermat, serta memastikan bahwa tidak ada warga yang memenuhi syarat namun tidak terdaftar sebagai pemilih. Ingatlah bahwa keberhasilan pemutakhiran data pemilih ini sangat menentukan suksesnya pelaksanaan Pilkada secara keseluruhan.

Ketiga, dalam melaksanakan tugasnya, Pantarlih harus selalu menjunjung tinggi prinsip netralitas dan independensi. Jangan sampai ada kepentingan pribadi atau kelompok yang mempengaruhi kinerja rekan-rekan sekalian. Kita semua harus bekerja untuk kepentingan bangsa dan negara, memastikan bahwa setiap warga negara yang memenuhi syarat memiliki hak untuk memilih dan suaranya dihitung secara adil.

Baca Juga:  Kasus Gugatan TITD HOK Swie Bio Bojonegoro Mulai Ada Titik Terang, Akan Segera Dieksekusi?

“Akhir kata, saya berharap agar semua rekan-rekan Pantarlih dapat bekerja sama dengan baik, menjalin koordinasi yang efektif dengan PPS, PPK, serta instansi terkait lainnya. Mari kita bersama-sama menyukseskan Pilkada ini dengan bekerja keras, jujur, dan penuh semangat,” ujarnya.

Hal yang sama juga di sampaikan Suyono selaku kepala Desa Tanjungharjo, berharap petugas yang sudah lolos seleksi tersebut agar ikhlas dan semangat untuk menjadi panitia pemilu di desa, jangan lupa untuk saling kordinasi terutama di tingkat Rukun tetangga (RT) dan berharap jangan sampai ada masalah dan menimbulkan masalah, karena tidak berkordinasi, dan Kepala desa meminta panitia untuk netralitas di jaga.

“Saya juga netral, sama seperti yang di sampaikan pak edi, jadi kami mohon untuk saling kordinasi ini, anggaplah ini bagian dari ibadah dan jangan takut untuk bertanya, kordinasi khususnya di tingkat Rt, dan ketua PPS, dan harus menjaga Netralitas,” pintanya.

Baca Juga:  Bojonegoro Mengalami Kemarau Ekstrim, Anggota DPRD Langsung Gercap

Hal yang berbeda di sampaikan oleh ketua BPD Desa Tanjungharjo, Edi sudaryono meminta kepada petugas pemilih (pantarlih) diharapkan profesional dan kapabilitas agar tidak melakukan hal hal yang tidak di inginkan, misalnya sambil mendata tapi sambil mempromosikan dan kampanye calon nya, jagonya, hal ini jangan sampai terjadi.

“Kalau sampai ada laporan dan ternyata ada yang melakukan kampanye sambil mendata, saya tidak segan-segan untuk melaporkan, saya punya hak untuk melaporkan itu,” pungkasnya.

Setelah acara penandatangan dilanjutkan Bimbingan teknis, dan acara tersebut dihadiri oleh Kepala desa, BPD, Tokoh agama dan masyarakat, PPS dan jajaran, Panwas desa, Babinsa dan Babinkamtibmas.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Desa Bandungrejo Bojonegoro Belum Ada Tahapan Pilkades PAW, Warga Berharap Pilkades Reguler
PROJO Setujui Kompromi Pilkada: Gubernur Dipilih DPRD, Bupati dan Wali Kota Tetap Dipilih Langsung
Buka Muswil PKB Jatim, Cak Imin Ajak Kader Dekat dengan Rakyat
Relawan Tolak Projo Menjadi Partai, Mustakim: Arah Organisasi Tetap Ormas Yang setia di garis rakyat
Puncak Harlah Golkar Bojonegoro, Dihadiri Bupati Bojonegoro
Akis Jazuli Nahkodai DPD Nasdem Sumenep, Ini Kometmen
Tok, DPRD Sampang Setujui Penetapan Dua Raperda Sekaligus
KPU Bojonegoro Akan Segera Proses PAW Dua Anggota DPRD
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:47 WIB

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro

Selasa, 28 April 2026 - 12:11 WIB

Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen

Senin, 27 April 2026 - 17:58 WIB

Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025

Minggu, 26 April 2026 - 11:45 WIB

HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok

Sabtu, 25 April 2026 - 20:11 WIB

Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang

Jumat, 24 April 2026 - 19:59 WIB

Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak

Jumat, 24 April 2026 - 08:15 WIB

KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Jumat, 24 April 2026 - 08:10 WIB

Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah

Berita Terbaru