Ademos, SIAP SIAGA dan Pemda Pacitan Jalin Sinergi Pengembangan Destana Inklusif

- Admin

Rabu, 8 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO SUARABANGSA.co.id – Ditinjau dari segi geografis dan klimatologis, Kabupaten Pacitan tergolong wilayah yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi. Mulai bencana geologi, bencana hidrometeorologi, bencana biologi hingga kegagalan teknologi merupakan bencana-bencana yang sering terjadi di Pacitan.

Kondisi ini yang melandasi Ademos selaku mitra Program SIAP SIAGA – Kemitraan Pemerintah Australia dan Indonesia dalam Pengelolaan Risiko Bencana, untuk melakukan upaya yang dapat memperkuat kapasitas manajemen risiko bencana berbasis komunitas secara inklusif di Kabupaten Pacitan.

Agar upaya tersebut dapat dicapai, diperlukan sinergi dan kolaborasi antar aktor dan lintas sektor sehingga Ademos menyelenggarakan Rapat Koordinasi Para Pihak dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pacitan dan para pihak terkait, Selasa (07/05/2024) dengan melibatkan BAPPEDA LITBANG Pacitan, BPBD Pacitan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait, SIAP SIAGA Jawa Timur, BBWS Bengawan Solo, perwakilan Pemerintah Kecamatan Pacitan, Kepala Desa Sukoharjo, Kepala Desa Kayen dan perwakilan akademisi setempat.

Baca Juga:  Kabaharkam Polri Ajak Masyarakat Bersama-sama Tanggulangi Covid-19

Ketua Ademos, A Shodiqurrosyad menyatakan pada tahun 2024 ini Ademos akan melaksanakan Program Memperkuat Desa dalam membangun Ketangguhan Bencana yang Inklusif di Kabupaten Pacitan, di 2 desa yang akan menjadi pemodelan Destana Inklusif.

“Program yang diinisiasi dan didanai oleh DFAT Australia ini akan menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas manajemen risiko bencana di Kabupaten Pacitan, khususnya pada tingkat komunitas. Langkah kongkret yang dilakukan adalah dengan mengembangkan Desa Tangguh Bencana (Destana) yang Inklusif di Desa Kayen dan Desa Sukoharjo, yang mana yang dimaksud Destana Inklusif di sini adalah Destana yang memadukan komponen Pengurangan Risiko Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim, Pengarusutamakan GEDSI dan Penguatan Ekonomi Rumah Tangga, serta Penguatan Regulasi Pemanfaatan Dana Desa untuk Penanggulangan Bencana,” jelas pemuda kelahiran Bojonegoro tersebut.

Baca Juga:  Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Koordinator SIAP SIAGA Jawa Timur, Ancilla Bere menyampaikan bahwa ini menjadi salah satu program prioritas SIAP SIAGA di Jawa Timur untuk perkuat kesiapsiagaan bencana melalui permodelan Destana Inklusif yang nantinya diharapkan dapat di replikasi oleh desa yang lain scara mandiri melalui pengganggaran desa.

Pemerintah Kabupaten Pacitan sendiri menyambut dengan baik inisiasi dan dukungan SIAP SIAGA dan Ademos kepada Kabupaten Pacitan. Kalaksa BPBD Pacitan, Erwin Andriatmoko menyampaikan dukungan SIAP SIAGA ini akan sangat membantu kerja-kerja pengelolaan risiko bencana di Kabupaten Pacitan.

Baca Juga:  Puting Beliung Terjang Tanjungharjo Bojonegoro, Mobil Box Muatan Baut Terguling, PLN Gerak Cepat di Lokasi

“Pacitan memiliki ancaman bencana yang cukup banyak sehingga sangat membutuhkan kolaborasi seperti ini. Kami juga siap mendukung pelaksanaan program oleh Ademos untuk meningkatkan ketangguhan masyarakat terhadap bencana di Pacitan,” tegasnya.

Apresiasi juga diberikan Kasi PPM BAPPEDA LITBANG Pacitan, Parminto Amin terkait inisiatif Ademos dan SIAP SIAGA tersebut. Ia berharap hal ini akan menjadi rujukan bagi desa dalam merencanakan anggaran desa untuk Penanggulangan Bencana.

“Jadi selain meningkatkan kapasitas ketangguhan desa dalam pengelolaan risiko bencana, Desa Kayen dan Sukoharjo juga akan menjadi percontohan sebagai desa yang akan memiliki percontohan DESTANA inklusif. Hal tersebut akan sangat membantu Pemkab Pacitan karena ketangguhan bencana juga menjadi bagian dari Program Kabupaten Sehat yang digagas Bupati (Pacitan),” tutupnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Sepi Job di Bulan Suro, Biduan Asal Kapas Bojonegoro Banting Setir Jualan Rujak lewat Live TikTok
Portal Jembatan Luwihaji Dibongkar untuk Proyek Migas, Kadishub Bojonegoro Mengaku Tak Tahu
Sidang Banggar Bojonegoro Memanas: Ajukan Tambahan Anggaran, DPMPTSP Justru Disemprot ‘Amburadul’ dan Anti-Kritik
Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres
Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas
Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif
Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap
Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:50 WIB

Bupati Bojonegoro Warning KPM Gayatri: Jual Ayam Bantuan, Siap-Siap Blacklist

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:48 WIB

DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Setyo Wahono: WTP Bukan Sertifikat Anti-Korupsi

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:48 WIB

Resmi Dibuka, Pameran ALLPACK Surabaya 2026 Perkuat Daya Saing Lewat Inovasi Kemasan

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WIB

Kadis DPMD Sumenep Gerak Cepat Tindak Lanjuti Perangkat Desa Rangkap Jabatan

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:44 WIB

Kucurkan APBD Masif untuk RTLH, Pemkab Bojonegoro Sabet Penghargaan dari Gubernur Jatim

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:24 WIB

Bupati dan wakil Bupati Bojonegoro, Sholat Idul Adha Di Masjid Berbeda, Begini Pidato Bupati Bojonegoro

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:33 WIB

Serapan Baru 26 Persen, Komisi C Warning Diknas Bojonegoro Beserta Jajarannya

Rabu, 22 April 2026 - 17:33 WIB

Perkuat Peran Perempuan dan Ketangguhan Sosial, Momentum Hari Kartini dan HUT Damkar Jadi Refleksi Pengabdian

Berita Terbaru