Dari sekian lomba yang diikuti, santri Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa berhasil meraih juara I lomba taqdimul qisshah (cerita bhs. arab) tingkat mahasiswa, juara I lomba khithabah (pidato bahasa arab) tingkat siswa, dan juara II khithabah (pidato bahasa arab) tingkat mahasiswa.
Selain itu, kata Faizatin, juga meraih juara III lomba qiraatus syi’ri (puisi bahasa arab) tingkat mahasiswa. Dan 15 peserta dari Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa berada di posisi 10 besar yaitu di lomba Khithobah bahasa arab tingkat siswa dan mahasiswa, Ghina’ Araby, Ta’bir al-Qisshah, Qiratus Syi’ri, MQK, Kaligrafi.
“Alhamdulillah kami juga masuk the best ten speaker debat bahasa arab,” ucap Faizatin.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa KH. Mohammad Shalahuddin A. Warits Ilyas menyampaikan bahwa perlombaan semacam ini, apalagi tingkat Asia Tenggara, bukan sekadar untuk mengukur kemampuan santri, melainkan juga untuk memotivasi mereka agar terus mengembangkan diri.
“Dengan mengikuti perlombaan, para santri memperoleh pengalaman dan pertemanan baru. Ini sangat berguna bagi wawasan dan rekam jejak mereka di masa depan,” kata Ra Mamak panggilan akrab Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa.
Penulis : Arif
Editor : Putri
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















