Konflik Pasar Kota di Bojonegoro Makin Menghangat, Paguyuban Akan Lakukan Ini Jika Gagal Lobi

- Admin

Senin, 16 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Konflik pasar kota di Bojonegoro semakin hari semakin menghangat.

Sementara, di Pasar Wisata sejumlah pedagang sudah mulai berjualan.

Bahkan, di pasar kota hampir terjadi keributan dan salah paham antara petugas dari PU Cipta Karya yang sedang berupaya merenovasi atap lapak yang mulai lapuk, Sabtu (14/02/2023) kemaren.

Petugas PU Cipta Karya tersebut dihentikan oleh Agus Mujiono selaku kuasa hukum Paguyuban Pedagang Pasar.

Disela sela Konflik tersebut Agus Mujiono selaku Pengacara Paguyuban mengatakan kepada SUARABANGSA.co.id bahwa selama ini Paguyuban pedagang pasar kota belum melakukan upaya upaya hukum, baru sebatas upaya upaya politik.

Baca Juga:  Bareskrim Polri Kembali Tetapkan Tiga Tersangka Kebakaran Gedung Kejagung

“Selama ini kita masih upaya politik, saya ada tiga upaya, mediasi, politik, dan upaya hukum, ke dewan (DPRD) itu upaya politik, mediasi bertemu dengan bupati, itu kan upaya upaya politik, jadi bila upaya politik ini tidak berhasil maka baru upaya hukum,” ungkapnya.

Namun jika usaha loby yang dilakukan gagal, Agus sudah menyiapkan materi akan menggugat secara hukum kepada Pemkab Bojonegoro.

“Saya selama ini belum upaya hukum saya masih menghormati Bupati,” jelasnya.

Agus Mujiono merasa jika jalur hukum ditempuh itu akan memperbesar konflik dan akan merugikan pedagang juga.

Baca Juga:  Masyarakat dan Aktivis Desak Kapolres Sumenep Pecat Lima Polisi Penembak Herman

“Saya belum melakukan upaya hukum, bila lakukan upaya hukum pasti ada gejolak gejolak yang merugikan pedagang, kasihan dengan pedagang, tapi kita sudah siapkan materi gugatan,” imbuhnya.

Namun ketika disinggung mengenai status tanah pasar yang katanya milik perhutani, Agus tidak menjawab.

“Saya tidak punya hak untuk jawab itu, kalau memang perhutani punya hak Monggo bisa dilakukan itu, ajukan,” ungkapnya.

Disingung terkait harapan pedagang atau Paguyuban, Agus tidak ingin hal ini berlanjut saat Pemkab Bojonegoro terbuka dan menerima paguyuban.

Baca Juga:  Dirlantas Polda Jatim Segera Resmikan Aplikasi TACS

“Kita Sebenarnya tidak ingin sampai upaya hukum. Selama pemkab welcome pada kita, kita tidak akan lakukan upaya hukum,” ujarnya.

Agus juga membenarkan jika paguyuban pasar kota dengan SKPD, namun dengan Bupati belum pernah bertemu.

“Tidak pernah, belum pernah, tapi dengan kepala dinas sudah, ini kan politik willnya kan di Bupati, kalau pasar tidak dipindah, jadi tidak jadi ada upaya hukum,” pungkasnya.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:43 WIB

Pererat Kekeluargaan, Koperasi KAREB dan PT KAS Gelar Doa, Besok bersama warga desa juga lakukan hal sama, akan Santuni Ratusan Anak Yatim

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:42 WIB

Ojol Bojonegoro Berbagi 500 Paket Takjil di Jalan Pemuda

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:07 WIB

Ketua Projo Bojonegoro: Pengakuan Rismon Sianipar Adalah Kematian Narasi Fitnah Ijazah Jokowi

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:27 WIB

Begini Suara Syukur dari Pedal Listrik, Kisah Lansia Bojonegoro Terima Bantuan Presiden RI Becak listrik

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:23 WIB

Menteri LH Bersama Bupati Bojonegoro Pimpin Curve, dan Bersih-bersih di Program Indonesia Asri

Minggu, 1 Maret 2026 - 01:04 WIB

Bocil di Bojonegoro yang Sempat Dilaporkan Hilang, Keluarga Menolak Diotopsi

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:38 WIB

Orang Tua Siswa yang Kritik MBG Dilaporkan SPPG, Begini Komentar Ketua DPC Peradi Bojonegoro

Senin, 23 Februari 2026 - 12:39 WIB

Usai Viral, Aktivitas Pungli di TBB Tidak Terlihat Lagi

Berita Terbaru