Jebolan Peserta WUB Asal Sanah Dajah Pamekasan Membuat Tas Berbahan Batok Kelapa dan Kain Batik

- Admin

Senin, 12 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id Berawal dari melihat Potensi Desa yang ada, Qomaruddin Kepala Desa (Kades) Sanah Dajah, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur (Jatim), ciptakan ide yakni membuat kerajinan tas berbahan batok kelapa.

Yang awalnya batok kelapa di Desanya dijual ke Pasar, kini Warga setempat menjual batok kelapa mereka ke Qomaruddin, untuk kemudian disulap menjadi sebuah kerajinan tas yang sangat elegant dan mempunyai nilai jual yang sangat tinggi.

Tidak hanya berbahan batok kelapa saja, Qomaruddin memadukannya dengan kain batik asli Pamekasan, sehingga dengan begitu dirinya berharap perputaran ekonomi masyarakat Pamekasan khususnya Warganya bisa semakin membaik.

Baca Juga:  Datangi Kantor Bupati, Para Seniman di Sampang Curhat Terkait Nasib di Tengah Pandemi

Gayung bersambut, idenya tersebut disambut oleh program perioritas Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, yakni di bidang ekonomi yang terbentuk dalam program Sepuluh Ribu Usaha Baru atau yang dikenal dengan sebutan Saputangan Biru.

Melalui program perioritas Bupati Pamekasan tersebut, Qomaruddin mengirim sebanyak lima warganya untuk mengikuti pelatihan selama lima belas hari di Kabupaten Blitar.

Sekitar satu bulanan ini, dirinya bersama delapan karyawannya saat ini memulai membuat kerajinan tas tersebut, dan dalam sehari mereka bisa menghasilkan sebanyak sepuluh hingga lima belas tas, dengan nama atau Branded “Tik Tok Bag”.

Baca Juga:  Satpol PP dan Damkar Pamekasan Sosialisasikan Tentang Rokok Ilegal

Ditanya terkait harga, Qomaruddin membandrol harga bervariatif tergantung dari size atau ukuran masing-masing tas.

“Kita bandrol harga mulai dari yang terendah yakni seratus ribu hingga dua ratus lima puluh ribu rupiah,” ucapnya kepada reporter media ini Minggu (11/12/2022) sore.

Dirinya juga berencana kedepannya akan membuka Marketing Online untuk memasarkan tas hasil kerajinan WUB tersebut.

“Untuk saat ini pemasaran kita lakukan dari mulut ke mulut, nantinya kita akan taruh di Wamira Mart juga, serta saya berharap semoga pihak Pemerintah Kabupaten Pamekasan bisa membantu serta memfasilitasi pemasaran kerajinan tas berbahan batok kelapa dan kain batik kami ini,” tuturnya.

Baca Juga:  Aktivis SI Soroti Beras ASN di Sumenep

Sementara itu Abdul Ghofur salah satu peserta Wira Usaha Baru (WUB) mengatakan, dirinya sangat berterima kasih kepada Bupati Pamekasan yang telah memfasilitasi dirinya serta beberapa teman lainnya.

Sehingga dengan adanya pelatihan WUB ini, dirinya yang awalnya tidak mempunyai pekerjaan, sekarang sudah bisa bekerja dan bisa memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

“Setelah mengikuti pelatihan WUB, selain mendapatkan ilmu dan pengalaman, saya juga mempunyai pekerjaan tetap, dengan begitu saya bisa memenuhi semua kebutuhan hidup keluarga saya,” papar Ghofur.

Berita Terkait

Triv Group dan Gabriel Rey Borong Lima Penghargaan Bergengsi dalam Setahun
Pemerintah Naikkan Titik Impas Harga Tembakau, Petani Dapat Angin Segar
Jaga Stabilitas Harga Tembakau, Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep Ajak PR Lokal Maksimalkan Penyerapan Tembakau Petani
Resmi Dibuka, Surabaya Printing Expo 2026 Buka Peluang Baru bagi Industri Grafika Nasional
153 Perusahaan Ramaikan Surabaya Printing Expo 2026, Usung Transformasi Industri Grafika
Perlunya Mensterilkan Program Makan Bergizi Gratis dari Inefisiensi dan Politisasi Lokal
EastFood Indonesia 2026 Bidik 20 Ribu Pengunjung, Perkuat Posisi Jatim sebagai Pusat Industri Pangan Indonesia Timur
Bupati Bojonegoro Sentil Bea Cukai, Terkait Rokok Ilegal

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru