Lakukan Perekaman e-KTP, Disdukcapil Pamekasan Datangi Kediaman Nenek Rabbiya

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id Menindak lanjuti laporan dari Pemdes Durbuk, terkait permintaan perekaman e-KTP terhadap salah satu warganya yang lansia, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) langsung turun ke lapangan, Selasa (9/02) sore.

Kabid Dafduk Ahmad Nasir mengatakan, kedatangannya adalah untuk melayani masyarakat lansia atau emergency, seperti lumpuh, Disabilitas, buta dan yang berkendara lainnya.

Untuk saat ini yang dilayani adalah Nenek Rabbiya (91) yang sudah Lansia serta buta, warga Dusun Jarbuddih, Desa Durbuk, Kecamatan Pademawu.

“Kami tim Dinas Dukcapil siap datang dan melayani serta merekam dan cetak e-KTP juga KK,” terang Nasir.

Ia menambahkan pihaknya banyak berterima kasih atas kepedulian masyarakat, yang selama ini sudah ikut berpartisipasi serta membantu menginformasikan kepada dinas.

“Sehingga masyarakat di Pamekasan yang berkebutuhan khusus bisa terlayani,” ucapnya.

Sebenarnya kegiatan seperti ini sudah semenjak tahun 2019 lalu, akan tetapi ditahun 2021 sekarang ini, menjadi program Disdukcapil dalam penuntasan atau penertiban administrasi.

“Untuk persyaratan tidak rumit, cukup kirim data yang ada, kemudian kita cari didata Bus,” tuturnya.

“Selain itu kami juga punya ‘Sabtu Perkasa’ dimana pada hari libur itu kami gunakan untuk datang, baik di Balai Desa, Pendopo Kecamatan, maupun rumah warga untuk melakukan rekam serta cetak e-KTP dan KK dalam jumlah banyak, mulai 100 hingga 200 orang,” terangnya

“Ini kita anggap sedekah bagi kami, untuk biaya transportasi dan lainnya, kita patungan dengan teman-teman tim,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Desa Durbuk Baidowi, melalui Kepala Dusun Jarbuddih Ririn, mengucapkan terima kasih kepada tim Disdukcapil, yang telah membantu salah satu warganya yang buta.

“Alhamdulillah akhirnya Nenek Rabbiya punya e-KTP,” kata Ririn.

Sebelumnya, diberitakan Rabbiya (91), nenek sebatang kara di Pamekasan ini hidupnya memprihatinkan sekali.

Nenek tersebut merupakan warga asal Dusun Jerbuddih, Desa Durbuk, Kecamatan Pademawu Pamekasan Madura Jawa Timur.

Perempuan renta itu tidak bisa menikmati masa tuanya dengan gembira dan nyaman.

Nenek Rabbiya selama hidupnya tidak pernah menikah, sehingga di masa tuanya Ia hidup sebatang kara, ditambah penglihatan yang buta membuat masa tuanya semakin menderita.

Baca Juga:  Begini Cara Kapolsek Simokerto Surabaya Pererat Hubungan dengan Masyarakat

Leave a Reply