Bupati Sumenep Lantik Pengurus DKS

- Admin

Kamis, 2 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Pengurus Dewan Kesenian Sumenep (DKS) Periode 2022-2027 resmi dilantik oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi di Gedung Ki Hajar Dewantara Jl. Trunojoyo Kolor, Rabu (1/06/2022).

Pelantikan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Sumenep Nyai Hj. Dewi Khalifah, Sekdakab Sumenep Edy Rasiyadi, Kabag Ops Polres Sumenep dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep Mohamad Iksan menyampaikan, pengurus Dewan Kesenian Sumenep (DKS) Periode 2022-2027 ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sumenep Nomor: 188/215/KEP/435.013/2022.

Nama-nama pengurus DKS yang ditetapkan pada tanggal 31 Mei 2022 itu adalah Turmidi Jaka (Ketua), Mohamad Fathollah (Sekretaris), Rini Petania Arifa (Bendahara), dan Syah A. Latthief (Manajer Program).

Kemudian di posisi departemen ada M. Faizi dan Efendi (Dep. Sastra dan Arsip), Agus Widodo dan Hendra Cipta (Dep. Pertunjukan Tari dan Teater), Ellyas Arifin dan Wardatut Thoyyibah (Dep. Musik dan Tradisi), Joni Rusman dan Ika Arista (Dep. Seni Rupa dan Desain), Ahmad Walid Hujairi dan Ahmed David Anugerah (Film dan Videografi).

Baca Juga:  Bersama Bea Cukai, Pemkab Pamekasan Sosialisasikan Undang-undang Cukai

Bupati Achmad Fauzi mengucapkan selamat dan sukses kepada jajaran pengurus Dewan Kesenian Sumenep (DKS) Periode 2022-2027 yang baru saja dia lantik.

Bupati berharap pengurus DKS semangat bergiat untuk menghidupkan kesenian dan kebudayaan Sumenep, sehingga keberadaannya sebagai motor penggerak seni budaya terasa oleh masyarakat.

“Semoga pengurus Dewan Kesenian yang sudah dilantik mampu memberikan sumbangsih pemikiran dan karya nyata bagi Kabupaten Sumenep,” kata Achmad Fauzi.

Bupati menegaskan seni budaya adalah salah satu pendukung potensi wisata di Sumenep. Karena itu, dia berharap Dewan Kesenian Sumenep (DKS) juga mampu memikat wisatawan dengan potensi seni dan budaya.

Baca Juga:  Forkopimda Bondowoso Gelar Rakor Tim Kewaspadaan Dini Daerah, Ini Pesan Penting Bupati Salwa

“Karena selain pergi ke objek-objek wisata, wisatawan yang datang ke Sumenep ini juga ingin menikmati seni dan budaya yang kita miliki,” jelas Bupati Achmad Fauzi.

Politisi PDI Perjuangan itu juga menekankan pentingnya regenerasi. DKS harus mampu meregenerasi pegiat dan pelestari seni dan budaya di Kabupaten Sumenep supaya kekayaan tersebut tidak hilang.

“Semoga mampu menjalankan amanah sebaik-baiknya dan mampu memberikan karya yang lebih baik,” harap Bupati.

Sementara Ketua Dewan Kesenian Sumenep (DKS) Turmidi Jaka menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah atas kepercayaan yang diamanatkan untuk melanjutkan tugas-tugas menfasilitasi serta mendampingi kegiatan kesenian dan kebudayaan di Kabupten Sumenep.

Dewan Kesenian Sumenep (DKS), kata seniman sekaligus kiai muda tersebut, merupakan lembaga non struktural yang terbentuk pada tahun 90-an sampai tahun 2013. Kemudian mengalami masa vakum.

Baca Juga:  Pj Bupati Bojonegoro Berikan Penghargaan kepada Tokoh Pejuang Kemerdekaan RI

“Alhamdulillah di tahun 2022 Dewan Kesenian Sumenep dikukuhkan kembali oleh Bapak Bupati Sumenep dengan beberapa pengurus lama ditambah pengurus baru,” ujar Turmidi.

Dengan dikukuhkannya kembali Dewan Kesenian Sumenep (DKS), Turmidi berkomitmen akan membawa atmosfer bagi tumbuh kembangnya kreativitas serta potensi generasi penerus dalam bidang seni budaya demi kemajuan Kabupaten Sumenep.

Karena menurut Turmidi, amanah dari Pemkab Sumenep layak diapresiasi sebagai langkah taktis untuk memajukan kesenian dan kebudayaan Kota Keris.

“Kami punya jargon ‘Anabarna Paggun Settong’ sebagai prinsip dasar. Settong bermakna tunggal, bukan pada perspektif nominal. Tunggal sebagai kesadaran spiritualitas. Dengan kata lain, dari yang tunggal kita beragam, dan kepada yang tunggal pula muara seluruh keberagaman,” pungkas Turmidi Jaka. (*)

Berita Terkait

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting
Bupati Setyo Wahono Sampaikan Nota Penjelasan 5 Raperda dalam Paripurna DPRD Bojonegoro
Perkuat Sinergi, SMSI Bojonegoro dan Bupati Setyo Wahono Bahas Ekosistem Media Sehat
Merawat Aspirasi Lewat Kerja Nyata, Sally Atyasasmi Sabet Gelar ‘The Inspiring Legislator’
Pemkab Sumenep Dukungan Penuh Rencana Pembangunan KEK Tembakau Madura, Siapkan 30 Hektar
Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB