Seorang Perempuan di Bojonegoro Tewas Dibacok Mantan Suaminya

- Admin

Selasa, 12 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id Sorang pria di Bojonegoro tega menusuk mantan istrinya di Kantor CV Putra Mojodelik di Dusun Bulu Desa Ngraho, Kecamatan Ngayam, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (12/04/2022).

Pria tersebut bernama Prima Ariatoni (38) tahun warga Desa Tulungrejo RT. 007/001 Kecamatan Trucuk, Bojonegoro. Si perempuan bernama Sofia Heni (36) warga Desa Sedahkidul RT. 008/002 Kecamatan Purwosari Bojonegoro.

Sofi bekerja di kantor Cv. Putra Mojodelik milik Seno yang berada di Dusun Bulu RT 01/01 Desa Ngraho Kecamatan Gayam Bojonegoro.

Korban tewas di lokasi setelah ditusuk oleh mantan istrinya.

Musran Kepala Dusun Bulu mengatakan bahwa dirinya menerima informasi dari Husin pemilik rumah yang dikontrak oleh CV tersebut.

Baca Juga:  Lakukan Observasi, Kapolsek Camplong Sampang Bersama Nakes Puskesmas Sambangi Penderita Kanker Payudara

Saat dirinya dan Kades tiba di lokasi, dua orang tersebut sudah tergelatak di bawah dengan luka-luka.

Berdasarkan info di lapangan, setelah membacok mantan istrinya, pelaku mencoba melakukan aksi bunuh diri.

Mendapati kejdian tersebut, pihak desa langsung melaporkan tersebut ke Polsek.

“Saya tiba di sana dua duanya tergeletak, yang perempuan infoya warga Sedah kidul, yang laki kurang tahu,” terang Kasun tersebut saat dihubungi.

Sementara, Kapolsek Ngayam AKP Bambang Adi Tenggani mengatakan bahwa kejadian tersebut berawal dari percekcokan antara Prima dan Sofi.

Prima dan Sofi sudah bercerai selama kurang lebih dua tahun.

Baca Juga:  31 Poin rekomendasi dari DPRD Bojonegoro, Bupati Segera Merapatkan Barisan SKPD dan OPD

Sang mantan suami mendatangi si Sofia ditempat kerjaannya. Diduga pelaku sering meneror mantan istrinya saat kebutuhan anaknya kurang.

Saat diteror lagi korban mensecrensot percakapan WA-nya. Dan korban mengancam akan melaporkan aksi pelaku ke polisi.

Pelaku mendatangi korban untuk berusaha merayu korban. Namun pertemuan tersebut berujung percekcokan.

“Si Sofia meninggalnya di PKU Muhamadiyah pukul 16:00 WIB, yang laki lakinya masih dalam perawatan di rumah sakit,” terang Kapolsek Mantan Kasat Reskoba Polres Bojonegoro.

Menurut Muksin Kepala Desa Ngraho Bahwa dua duanya bukan warga Desa Ngraho, hanya si perempuan (Sofi) bekerja di CV Putra mojodelik, dan mantannya dari Desa pojok, cuma kejadiannya di desanya.

Baca Juga:  Menteri LH Bersama Bupati Bojonegoro Pimpin Curve, dan Bersih-bersih di Program Indonesia Asri

“Dua duanya bukan warga saya, kabarnya sih si perempuan saat cekcok akan menikah malam sembilan ini, terjadilah cekcok dan si mantannya tidak mau ditinggal, dari pada ditinggal mending mati berdua, kelihatan seperti itu,” terang Kepala Desa Ngraho.

Barang yang diamankan, Sepeda motor beat diduga milik pelaku nopol S 2515 HZ, Sebilah pisau dapur, tas pelaku hitam, baju korban.

Berdasarkan informasi di lapangan, korban memiliki anak empat orang. Dengan pernikahan sebelum dengan lelaku, korban memiliki satu anak. Dan dengan pelaku korban memiliki anak 3 orang. Ketiga anaknya tinggal bersama orang tua pelaku.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB