Masyarakat dan Aktivis Desak Kapolres Sumenep Pecat Lima Polisi Penembak Herman

- Admin

Jumat, 18 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Masyarakat Gadu Timur bersama aktivis GMNI Sumenep menggeruduk Polres Sumenep, Kamis (17/4/2022).

Mereka meminta Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya meminta maaf secara terbuka kepada keluarga korban Herman yang diberondong tembakan lima oknum polisi hingga tewas.

Mereka juga meminta Kapolres memecat dan mempidanakan lima oknum polisi yang telah menewaskan Herman sesuai perundang – undangan yang berlaku.

Selain itu, Kapolres juga didesak bertanggungjawab atas tindak arogansi oknum polisi yang tidak berprikemanusiaan dan berkeadilan.

Selanjutnya, Polres hingga Polda Jatim diminta transparan atas hasil pemeriksaan, penyelidikan, dan penyidikan terhadap lima oknum polisi yang telah menewaskan Herman, dengan menyiarkan kepada publik.

Baca Juga:  Langgar Kode Etik, Empat Polisi di Sumenep Disanksi Penurunan Pangkat

Terakhir, massa aksi meminta Komnas HAM turun tangan untuk mengusut aksi penembakan brutal yang terjadi pada Minggu 13 Maret 2022 lalu itu.

Menanggapi tuntutan tersebut, Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya menyampaikan permohonan maaf atas insiden penembakan brutal yang berujung meninggalnya Herman.

“Kami mohon maaf atas terjadinya peristiwa tersebut,” kata Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya, saat menemui massa aksi.

Kapolres juga menegaskan, jika instansinya telah membentuk tim khusus untuk menginvestigasi atas peristiwa tersebut.

“Mari ditunggu bersama-sama, semoga prosesnya berjalan lancar dan cepat, jika telah selesai akan kami sampaikan ke publik hasilnya,” pungkasnya.

Baca Juga:  Dua Perempuan asal Jember Diamankan di Tempat Eks Lokalisasi di Sumenep

Berita Terkait

Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
Jejak Sindikat Narkoba Terendus di Laut Kepri, 2,6 Ton Sabu Cair Digagalkan
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
Tim DVI Berhasil Ungkap Identitas Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II
Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB