Pebulutangkis Asal Probolinggo Ini Harumkan Nama Jawa Timur

- Admin

Minggu, 10 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Pebulutangkis asal Kabupaten Probolinggo Sri Fatmawati berhasil mengharumkan nama Jawa Timur dalam laga Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

Ia berlaga bersama kontingen Provinsi Jawa Timur dan berhasil menyumbangkan medali emas dalam nomor beregu putri.

Medali emas ini diraih setelah tim bulutangkis Jawa Timur sukses mengalahkan tim DKI Jakarta dalam partai puncak yang digelar di GOR Waringin Jayapura, Papua, Sabtu (9/10/2021).

Dalam pertandingan ini, Sri Fatmawati membuka kemenangan tim Jawa Timur dengan mengalahkan lawannya dari DKI Jakarta Ruselli Hartawan dua game sekaligus dengan skor 21-15 dan 21-16.

Setelah pertandingan ini, Sri akan bertanding lagi pada nomor perorangan pada Minggu (10/10/2021) sore. Di babak 32 besar ini, Sri akan menghadapi lawan dari Provinsi Sulawesi Tenggara.

Baca Juga:  Bupati Probolinggo Sambut dan Lepas Jenazah Kepala Puskesmas Gending

Sri Fatmawati mengaku sangat bersyukur karena bisa menyelesaikan pertandingan final beregu putri dengan baik tanpa ada cedera maupun hambatan apapun.

“Tentunya saya sangat senang bisa mendapatkan medali emas setelah penantian beberapa tahun. Harusnya PON ini tahun kemarin, tetapi diundur karena pandemi Covid-19,” ujarnya.

Atlit asal Desa Tamansari Kecamatan Dringu ini mengaku jika di pertandingan tersebut terlalu terbawa nafsu dan terburu-buru untuk bisa segera mematikan lawan. Oleh karena itu, dalam pertandingan berikutnya ia akan berusaha bisa bersabar lagi dan tidak terburu-buru untuk mematikan lawan.

“Harapan saya nantinya di nomor perorangan bisa kembali meraih medali emas. Tetapi perjalanan kesana masih panjang karena ini masih babak 32 besar. Namun optimis itu harus ada sebagai motivasi untuk bisa meraih prestasi,” tegasnya.

Baca Juga:  Maling Perawan Mulai Gentayangan, Satu Korban Mau Diperkosa

Sementara Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Probolinggo Chalid Abubakar menyampaikan prestasi yang diraih oleh pebulutangkis Sri Fatmawati di PON XX Papua ini menunjukkan bahwa pola pembinaan yang dilakukan oleh cabang olahraga PBSI sudah sangat baik.

“Apabila pembinaan dilakukan dengan baik dan benar melalui program-program yang sesuai dengan roadmap dari cabor, ternyata kita bisa mencetak atlit daerah yang mempunyai kualitas sangat baik. Ini tercermin dari pola pembinaan yang dilakukan oleh PBSI,” katanya.

Menurut Chalid, PBSI merupakan salah satu cabor yang mempunyai pembinaan sangat baik mulai dari kompetisi, pembinaan usia dini, sumber daya pelatih dan fasilitas latihan serta support orang tua dan KONI, sehingga bisa menghasilkan atlit yang baik. Ini merupakan role model yang harus diikuti oleh cabor-cabor yang lain di Kabupaten Probolinggo.

Baca Juga:  Kecelakaan Lalin di Batuan, Dua Orang Tewas di TKP

“Tidak mungkin atlit itu akan muncul dari pola pembinaan yang tidak baik. Artinya cabor harus bisa mengupdate sumber daya pelatih, kualitas tempat berlatih dan kualitas program latihannya, ternyata kita bisa membuat Sri mendapatkan medali emas,” terangnya.

Chalid mengaku sangat bangga dan bersyukur atas raihan medali emas yang diraih oleh Sri Fatmawati. Sebab raihan prestasi ini turut membawa harum nama Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Probolinggo dikancah nasional.

“Prestasi Sri ini masih di nomor beregu putri. Harapan saya nantinya di nomor perorangan, Sri juga mampu meraih medali emas. Ini memang masih panjang, tetapi jika Sri bisa menang terus dan mencapai final, tentunya akan kembali meraih medali emas,” pungkasnya.

Berita Terkait

Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
Tim DVI Berhasil Ungkap Identitas Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II
Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG
Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal
PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah
Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:04 WIB

DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:33 WIB

Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:04 WIB

Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak

Jumat, 16 Januari 2026 - 16:16 WIB

Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun

Rabu, 7 Januari 2026 - 03:55 WIB

Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan

Berita Terbaru