Gempa 6.7 Berpusat di Malang, Juga Dapat Dirasakan di Sumenep

- Admin

Sabtu, 10 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Gempa bumi ternyata menjalar hingga Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, diketahui Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa gempa bumi berkekuatan 6.7 Magnitudo berpusat di Kabupaten Malang di kedalaman 25 kilometer, lintang -8.95, bujur 112.48, 90 kilometer barat daya Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Menurut BMKG gempa yang terjadi pada pukul 14:00 WIB, Sabtu (10/04) itu tidak berpotensi tsunami, namun cukup dirasakan hingga ke Desa Marengan Laok, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep.

Salah satu warga Marengan Laok, Yanti menceritakan kepanikannya pada saat terjadi gempa bumi, dirinya sempat merasa bahwa hanya perasaannya saja seperti ada getaran.

Baca Juga:  Pasien Positif Covid-19 di Sumenep Bertambah 1 Orang

“Saya kira perasaan saya saja mas, sampek kerasa kesini, ternyata di Malang yang gempa,” ungkapnya dengan nada panik, Sabtu (10/04).

Warga kelahiran asli Kecamatan Gapura itu menuturkan, dirinya masih shoc atas apa yang terjadi, dirinya masih belum percaya bahwa getaran yang dirasa adalah gempa bumi.

“Padahal sudah hampir Ramdhan mas, tapi masih ada saja bencana-bencana seperti ini, tapi alhamdulillah tidak menimbulkan kerusakan-kerusakan,” tuturnya cemas.

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kabupaten Sumenep belum dapat memastikan dampak kerusakan atau yang lainnya di Kabupaten Sumenep dari gempa bumi yang berpusat di Kota Malang itu.

Baca Juga:  Gelar HUT Bhayangkara ke-74, Polres Sumenep Lakukan Rapit Tes Drive True

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB