Batik Pamekasan Dipakai Puteri Indonesia 2020 di Ajang Miss Universe 2021

- Admin

Sabtu, 27 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Puteri Indonesia 2020, RR Ayu Maulida Putri akan berkompetisi pada ajang miss universe di Amerika Serikat pada akhir April 2021. Menariknya, puteri tercantik di Nusantara tersebut berencana untuk memakai batik lokal Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ayuma (panggilan akrab) RR Ayu Maulida Putri saat launching Batik Toket Go Internasional di Hotel Front One di Jalan Jokotole, Pamekasan, Sabtu (27/3/2021) lalu.

Ayuma mengatakan, selama ini batik Pamekasan sangat terkenal di kancah nasional. Awalnya, ia tidak menyangka Jawa Timur dan Pamekasan secara khusus memiliki potensi batik yang luar biasa, kualitasnya tidak kalah bersaing dengan batik luar daerah.

Baca Juga:  Kepala Satpol PP Pamekasan Dilantik, Ini Pesan Bupati

“Saya sangat bangga sekali, dan bisa hadir kesini (Pamekasan, red), karena saya sebagai Arek Jatim ya pulang kampung untuk mensukseskan Jawa Timur. Khususnya batik dari Pamekasan, yang mana batik merupakan salah satu kekayaan dari Indonesia dan batik Pamekasan ini sangat terkenal,” katanya.

Dikatakan, dirinya memiliki tugas serta tanggung jawab besar dalam melestarikan kekayaan Indonesia, salah satunya batik Pamekasan agar bisa menjadi inspirasi wanita di Indonesia.

“Semoga ke depan tugas saya sebagai puteri Indonesia mampu melestarikan dan menginspirasi seluruh wanita yang ada di Indonesia,” ujar dia.

Ayuma mengatakan, salah satu gaun yang akan digunakan pada ajang internasional tersebut adalah batik Toket Pamekasan serta beberapa souvernir dari Jawa Timur akan dibagikan kepada puteri-puteri cantik dari 90 negara di dunia.

Baca Juga:  Raker di Banyuwangi, Bayu Airlangga Terpilih Jadi Ketua Projo Jatim

“Selain itu, saya sebagai miss universe Indonesia yang nanti akan berangkat mewakili Indonesia di ajang miss universe bisa membawa nama harum Indonesia dan bisa juga membawa batik Toket ke Internasional,” katanya penuh semangat.

Launching batik di tengah pandemi covid-19 merupakan hal yang sangat baik dalam meningkatkan semangat pengrajin dan usaha kecil menengah (UKM) di Pamekasan. Harapannya, setelah pandemi berakhir, batik Pamekasan langsung bersaing di pasaran, baik offline maupun online.

“Semoga nanti menjadi yang terbaik untuk Indonesia dan mohon doanya, semoga sukses selalu juga untuk Batik Toket dan seluruh jajaran dari Pemerintah Kabupaten Pamekasan untuk pemberdayaan,” pungkasnya.

Baca Juga:  Dari Dana CSR, Bupati Pamekasan Serahkan Mesin Sepatu Kepada UD Rajjeh Makmur Sentosa

Bupati Pamekasan, Badrut Tamam menyampaikan terimakasih kepada Puteri Indonesia 2020 yang sudi hadir ke bumi Gerbang Salam serta memperkenalkan batik Pamekasan, bahkan juga akan membawa batik Toket ke ajang Internasional.

“Kita dari Pemkab Pamekasan akan memberikan semacam selendang kecil atau syal untuk dibagikan kepada seluruh peserta yang akan kita buat khusus. Saya akan berusaha dan beberapa pilihan warna akan kita siapkan,” ujar bupati yang komitmen untuk mengembangkan batik Pamekasan tersebut.(adv)

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 12:11 WIB

Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen

Senin, 27 April 2026 - 17:58 WIB

Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025

Minggu, 26 April 2026 - 11:45 WIB

HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok

Sabtu, 25 April 2026 - 20:11 WIB

Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang

Sabtu, 25 April 2026 - 05:30 WIB

Warga Pamekasan Ini Butuh Uluran Tangan, Hidup Dalam Keterbatasan

Jumat, 24 April 2026 - 08:15 WIB

KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Jumat, 24 April 2026 - 08:10 WIB

Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah

Rabu, 22 April 2026 - 19:37 WIB

Acara Ulang Tahun BPR Bojonegoro, mulai jadi Rasan-Rasan Gens Z

Berita Terbaru