Polda Jatim Ungkap Peretas Web KPU Jember

- Admin

Selasa, 13 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Polisi memastikan peretasan web KPU Jember tidak bermotif politik. Aksi peretasan itu dilakukan pelaku murni berlatar belakang ingin menunjukkan eksistensi.

“Motif dari peretasan ini, dalam pendalaman kami, sementara tidak ditemukan motif politik. Jadi motifnya pure untuk eksistensi dari pelaku,” ujar Direskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, Selasa (13/10).

Menurut Gidion, peretasan oleh pelaku semata-mata karena orientasi ekonomi. Dia mengaku menjual situs-situs yang berhasil diretas dengan harga murah, berkisar antara Rp 20 ribu hingga Rp 50 ribu. Itupun, kata Gidion, pembayaran dalam bentuk pulsa.

Baca Juga:  Mucikari Prostitusi Online di Sleman Diringkus, Polisi Sita Alat Kontrasepsi

Hingga pelaku tertangkap polisi, sedikitnya sudah ada 400 situs dalam maupun luar negeri diretas.

“Termasuk ada website pemerintahan di Sumatera Selatan dan di Bali,” lanjut Gidion.

Sebelumnya, Polda Jatim menangkap dua pelaku peretasan KPU Kabupaten Jember.

Salah satu diantaranya seorang pelajar yang masih duduk dibangku SMP. Lantaran masih dibawah umur, yang bersangkutan pun tidak dilakukan penahanan oleh aparat kepolisian.

Sementara pelaku lain, David alias DA (23), pemuda asal Sumatera Selatan. Oleh penyidik Polda Jatim ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga:  Ditangkap di Probolinggo, Polres Sampang Ungkap Sosok Pembunuh Pria Bersarung di Bapelle

Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Dengan keahlian yang dimiliki, DA pada kasus ini bertindak sebagai pembobol keamanan situs.

Sedangkan rekannya sebagai pengupload gambar tak senonoh yang muncul di beranda situs.

“Proses yang buka aksesnya adalah DA, buka kuncinya. Ya kalau analogi kehidupan realnya dia menemukan kok rumah ini pagarnya pendek kuncinya gampang dibuka. Kemudian yang memunculkan gambar itu temannya,” ungkap Gidion.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:35 WIB

Intervensi Partai di Program KDKMP: Kades Pungpungan Bojonegoro Sebut Marwah Jabatan ‘Ex-Officio’ Dilecehkan

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:30 WIB

PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Berita Terbaru