Tak Dibayar Usai ‘Bercocok Tanam’, Wanita Ini Bawa Kabur Barang si Pria

- Admin

Rabu, 30 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, SUARABANGSA.co.id – Kesal karena tidak dibayar usai ‘bercocok tanam’ di ranjang, seorang wanita di Palembang bawa kabur motor teman kencannya.

Diketahui, pelaku bernama Vina (30), dan korban bernama Jeni Abdullah (38) warga Jalan AKBP H Umar Kelurahan Ario Kemuning Kecamatan Kemuning.

Tersangka mengenal korban dari salah satu tempat hiburan di kawasan Soekarno Hatta. Setelah kenal, mereka memutuskan untuk ‘bercocok tanam’ di ranjang di sebuah kost kawasan Pulo Gadung Kelurahan Karya Baru Kecamatan Alang – alang Lebar.

Baca Juga:  Polres Kediri Kota gelar Grebek Satu Juta Vaksinasi

“Aku sudah melayani dia sampai beberapa kali. Karena sudah melayani, aku minta bayaran Rp 800 ribu. Tetapi, dia ini tidak mau membayar,” jelas Vina saat diamankan di Polsek Sukarami Palembang, Selasa (29/9), seperti dikutip dari Tribun Bali.

Karena kesal tak dapat uang ganti capek, pelaku membawa kabur motor NMAX BG 5047 ACO milik korban. Bahkan pelaku mengunci pintu agar korban tak bisa keluar.

Pelaku meminta orang lain menjual motor korban. Motor tersebut terjual 5 juta rupiah.

Baca Juga:  SDN Sukajeruk 1 Dapat Pembangunan Prasarana Rehabilitasi Ruang Kelas

“Motor itu dijual Rp 5 juta, tapi aku cuma dapat Rp 500 ribu. Aku masih terima, ketimbang tidak dapat sama sekali,” pungkasnya.

Sementara, Kapolsek Sukarami AKP Satria Dwi Darma membenarkan bahwa pelaku sudah ditangkap.

“Tersangka ditangkap di kediamannya. Dari hasil pemeriksaan tersangka kesal karena setelah melayani korban malah tidak dibayar,” tutupnya.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru