Jadi DPO Kasus Penganiayaan, Warga Arjasa Ini Tak Berkutik saat Diringkus

- Admin

Selasa, 25 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Sempat masuk DPO (Daftar Pencarian Orang) kasus penganiayaan, Jamei (50) warga Desa Kalinganyar Kecamatan Arjasa- Sumenep, akhirnya berhasil diringkus Polsek Kangean.

Pelaku diduga menganiaya Moh Tohir (48) warga Desa Pandeman Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep pada Selasa 07 April 2020, sekira pukul 04.30 WIB di teras rumah milik korban.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S mengatakan bahwa kejadian bermula pada hari Senin, tanggal 06 April 2020, sekira pukul 18:30 WIB, korban datang ke rumah Jamei menawarkan rumah milik korban untuk dicarikan pembeli dikarenakan akses jalan yang menuju rumah korban sering ditutup oleh Jamei.

Baca Juga:  Disapu Puting Beliung, Beberapa Rumah di Kecamatan Sapeken Ambruk

“Pada pagi harinya Jamei mendatangi rumah korban, dan terjadilah cekcok mulut, kemudian Jamei mencabut parang dari ikat pinggangnya dan terjadilah perebutan parang, kemudian Jamei berhasil membacok korban, dan Jamei melarikan diri,” terangnya.

Selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kangean untuk ditindak lanjuti secara hukum yang berlaku.

akibat kejadian tersebut korban mengalami luka robek di pangkal ibu jari sebelah kiri. Luka robek di daun telinga sebelah kiri. Luka memar di pinggul sebelah kiri.

Selanjutnya pada hari Senin, 24 Agustus 2020, sekira pukul 00.30 Wib, ketika terlapor berada di Desa Timur Jang-jang Kangayan Sumenep petugas Polsek Kangean melakukan penangkapan terhadap Jamei dan saat diinterogasi Jamei mengakui semua perbuatannya melakukan penganiayaan.

Baca Juga:  Jembatan Gibuk Penghubung Desa Andulang dan Longos Ambruk

Berita Terkait

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal
PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah
Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah
Dituduh Pakai Ijazah Palsu, Anggota DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto Angkat Bicara
Pengadilan Tipikor Jatim Bakal Periksa Terdakwa Kasus Korupsi BSPS Sumenep Pekan Depan
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:43 WIB

Pererat Kekeluargaan, Koperasi KAREB dan PT KAS Gelar Doa, Besok bersama warga desa juga lakukan hal sama, akan Santuni Ratusan Anak Yatim

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:42 WIB

Ojol Bojonegoro Berbagi 500 Paket Takjil di Jalan Pemuda

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:07 WIB

Ketua Projo Bojonegoro: Pengakuan Rismon Sianipar Adalah Kematian Narasi Fitnah Ijazah Jokowi

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:27 WIB

Begini Suara Syukur dari Pedal Listrik, Kisah Lansia Bojonegoro Terima Bantuan Presiden RI Becak listrik

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:23 WIB

Menteri LH Bersama Bupati Bojonegoro Pimpin Curve, dan Bersih-bersih di Program Indonesia Asri

Minggu, 1 Maret 2026 - 01:04 WIB

Bocil di Bojonegoro yang Sempat Dilaporkan Hilang, Keluarga Menolak Diotopsi

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:38 WIB

Orang Tua Siswa yang Kritik MBG Dilaporkan SPPG, Begini Komentar Ketua DPC Peradi Bojonegoro

Senin, 23 Februari 2026 - 12:39 WIB

Usai Viral, Aktivitas Pungli di TBB Tidak Terlihat Lagi

Berita Terbaru