Sakit Hati Diputusin, Pria Asal Sumenep Culik dan Cabuli Mantan Pacarnya

- Admin

Selasa, 11 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Pria asal Sumenep, Madura, Jawa Timur diduga melakukan penculikan dan pencabulan terhadap mantan pacarnya yang berinisial WNP (23) Selasa 4 Agustus sekitar pukul 16.30 Wib.

Pelaku melancarkan aksinya bersama tiga temannya. Penculikan terhadap korban dilakukan karena pelaku diputusin oleh korban.

Aksi nekat pelaku dilakukan Selasa 4 Agustus sekitar pukul 16.30 Wib, saat korban pulang kerja. Di tengah perjalanan, tepatnya, di salah satu kontrakan Surabaya, korban diberhentikan oleh pelalu dan tiga temannya.

Korban dipaksa untuk masuk ke dalam mobil, dan selanjutnya dibawah ke Madura oleh keempat pelaku.

Baca Juga:  Musda IV KAHMI Sumenep Selesai Digelar, Ahsanul Yaqin: Kawal Pembangunan Sumenep

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran menyampaikan bahwa, salah satu dari keempat pelaku ini adalah mantan pacar korban.

“Karena sakit hati, sang mantan ini, nekat menculik dan menyekap serta dilakukan pelecehan seksual terhadap korban,” kata AKBP Sudamiran saat konferensi pers di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (11/8).

Pelaku yang berhasil ditangkap, yaitu, bernama Ibrahim (29) mantan pacar korban, dan Hakim (40) serta Zain (30) ketiganya warga Dusun Klabaan Laok RT 3/RW 5, kelurahan Guluk-Guluk, kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep Madura. Sementara satu pelaku lagi masih buron.

Baca Juga:  Polres Sumenep Mulai Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Penipuan CPNS

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:33 WIB

Serapan Baru 26 Persen, Komisi C Warning Diknas Bojonegoro Beserta Jajarannya

Rabu, 22 April 2026 - 17:33 WIB

Perkuat Peran Perempuan dan Ketangguhan Sosial, Momentum Hari Kartini dan HUT Damkar Jadi Refleksi Pengabdian

Senin, 30 Maret 2026 - 12:54 WIB

Perkuat Ekonomi Lokal, 57 Desa di Bojonegoro Terima Armada Operasional Koperasi Desa Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 - 12:51 WIB

Instruksi Presiden, Bupati Bojonegoro Keluarkan Surat Edaran Kebijakan Efisiensi Anggaran

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:45 WIB

Bupati Bojonegoro Terima Rekomendasi LKPJ 2025: Janji Segera Tindak Lanjut Demi Pembangunan Berkelanjutan

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:25 WIB

Bupati Setyo Wahono Minta Dukungan Pusat di Hadapan Menteri Hanif Faisol: Malu Jika Bojonegoro Tanpa Adipura

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:12 WIB

Dua Ratus Pengayuh Becak di Bojonegoro Dapat Berkah dari Presiden Prabowo

Selasa, 10 Maret 2026 - 18:02 WIB

Wakil Bupati Bojonegoro: Kurangi Pengangguran, Semua Pelatihan OPD Wajib Rekrut Peserta dari Pemegang Kartu AK-1

Berita Terbaru