Keluhan Didi Kempot Sebelum Meninggal Dunia

- Admin

Selasa, 5 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOLO, SUARABANGSA.co.id – Penyanyi campursari kenamaan, Dionisius Prasetyo atau lebih banyak dikenal orang dengan nama panggung Didi Kempot meninggal dunia, Selasa (05/05) pagi tadi, di RS Kasih Ibu Solo.

Didi Kempot adalah seorang penyanyi dan pencipta lagu campursari dan congdut dari Surakarta. Didi Kempot merupakan putra dari seniman tradisional terkenal, Ranto Edi Gudel yang lebih dikenal dengan Mbah Ranto.

Atas peristiwa meninggalnya Didi Kempot tersebut dibenarkan Asisten Manajer Humas RS Kasih Ibu, Divan Fernandez. Lord Didi, julukan para penggemar untuk penyanyi tersebut, meninggal pagi ini, pukul 07.45 WIB, saat dilansir dari detikcom.

Baca Juga:  Seorang Pria di Dungkek Hendak Diculik, Polres Sumenep Berhasil Langsung Beraksi

“Betul, meninggal pagi ini di RS Kasih Ibu. Sudah saya cek ke dokter jaga,” ujar Divan kepada detikcom.

Mengutip dari laman Tribunnews.com bahwa menurut kakak Didi Kempot, Lilik menceritakan keluhan sebelum adiknya dipanggil sang kuasa.

Kata Lilik menceritakan, Didi Kempot awalnya mengeluh rasa panas.

“Mendengarkan lagu-lagunya itu kan, terus bilang ‘ini kok panas’,” kata Lilik, dikutip dari tayangan YouTube Kompas TV.

Namun, mereka memutuskan untuk tetap tinggal di hotel sekira 1 jam. Sebelum pulang ke rumah, Didi Kempot memutuskan untuk pergi ke dokter untuk memeriksakan diri. Hingga akhirnya pada pukul 07.30 WIB ia meninggal dunia di RS Kasih Ibu.

Baca Juga:  Pasca OTT, Polres Sampang Bakal Dalami Kasus Pemerasan yang Dilakukan Dua Oknum LSM

Keluhan yang dirasakan Didi Kempot disampaikan kepada Lilik dan sang anak buah. Lilik tak menyangka, lantaran Didi Kempot juga sempat menyetir kendaraan.

“Wong masih nyopir (menyetir) kok,” katanya.

Lilik pun membeberkan bahwa sang adik sebelumnya masih beraktivitas seperti biasanya. Lilik juga tak menampik sang adik memiliki banyak aktivitas mulai dari syuting, menyanyi, hingga menciptakan lagu.

Lilik sebelumnya hanya menduga sang adik kelelahan akibat aktivitas yang padat. Meskipun sempat mengeluh, Didi tak merasakan betul kelelahannya.

Didi Kempot meninggal di usia 53 tahun. Rencananya, penyanyi yang mendapat julukan Godfather of Broken Heart tersebut akan dimakamkan di Ngawi, Jawa Timur.

Baca Juga:  Kasus Positif Covid-19 di Bangkalan Melonjak, Forkopimda Pamekasan Lakukan Penyekatan

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
Tim DVI Berhasil Ungkap Identitas Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II
Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG
Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal
PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah
Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru