Mesin Mati, Perahu Rombongan Pengantin di Sumenep Terdampar di Pulau Tak Berpenghuni

- Admin

Senin, 24 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Perahu rombongan pengantin yang sempat hilang kontak asal Desa Tanjung Kiaok Kecamatan Sapeken Kabupaten Sumenep, akhirnya ditemukan di pulau Sitangger Sulawesi Selatan.

Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, bahwa perahu dengan nama ‘Surgaku’ yang pada hari Selasa (18/02), yang memuat rombongan pengantin dari Pulau Sailus sebanyak 9 orang menuju Pulau Sapeken, namun setelah 1 jam perjalanan akhirnya perahu hilang kontak.

Setelah kabar hilangnya kontak perahu yang bermuatan rombongan pengantin diketahui, pencarian pun dilakukan oleh pihak kepolisian dan sejumlah pihak, dilakukan penyisiran dari perairan Sapeken hingga area perairan Provinsi Sulawesi Selatan, dan dibantu Tim Basarnas Nusa Dua Bali menggunakan Armada SAR 229.

Baca Juga:  Dirreskrimsus Polda Jatim Pastikan Tidak Ada Tabung Oksigen Palsu Tulungagung

Barulah Minggu malam sekitar jam 20:00 WIB beredar kabar bahwa perahu yang berpenumpang rombongan pengantin akhirnya ditemukan di perairan Pulau Sitangger Provins Sulawesi Selatan.

Informasi penemuan perahu tersebut bermula dari Ketua BPD Desa Tanjung Kiaok Hasani (48), memberikan keterangan bahwa perahu ditemukan dan semuanya dalam keadaan aman dan selamat.

AKP Widiarti mengatakan bahwa Jamik yang merupakan nahkoda perahu tersebut menceritakan asal mula saat perahunya kehilangan kontak.

“Kata Jamik pada saat itu kapal mati mesin sehingga terdampar di Palau Sitangger Sulawesi selatan yang tidak berpenghuni,” terangnya.

Baca Juga:  Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Akhirnya Jamik kontek ke Pulau Sapukat memberitahukan kepada saudaranya bahwa mereka semua dalam keadaan selamat.

Atas ditemukannya perahu tersebut, akan dilakukan evakuasi yang direncanakan pada Senin (24/02) sekitar pukul 07.00 WIB, melalui tim penjemputan dari Desa Tanjung Kiaok Kecamatan Sapeken dengan menggunakan kapal “Ina Indah” yang akan dinahkodai oleh Haji Bacok (60).

“Tim penjemputan akan berangkat ke Pulau Sitangger Provinsi Sulawesi Selatan,” pungkas Widiarti.

Berita Terkait

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
Jejak Sindikat Narkoba Terendus di Laut Kepri, 2,6 Ton Sabu Cair Digagalkan
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
Tim DVI Berhasil Ungkap Identitas Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:03 WIB

SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:45 WIB

DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Berita Terbaru