Ditemani Bidan, Perempuan Ini Melahirkan di Tengah Laut

- Admin

Rabu, 8 Januari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Tamima, warga Dusun Wak Duwak, Gayam, Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur melahirkan di atas perahu kayu saat menuju ke daratan Sumenep.

Perempuan umur 34 tahun itu dibawa oleh suaminya ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Gayam, Pulau Sepudi, pada Selasa (08/1/2020) dini hari.

Sesampainya di Puskesmas, Tamima, mendapatkan perawatan dari Bidan Gesi Variana Sari. Pagi sekitar pukul 08.00 WIB, perutnya dirasa semakin mules, sementara bayinya juga tidak keluar dan karena tidak juga melahirkan, keluarga sepakat agar Tamima d rujuk ke wilayah daratan Sumenep.

Baca Juga:  Banting Setir Hindari Pemotor, Pajero Tabrak Truk di Jalan Diponegoro Sampang

Karena transportasi minim, berdasarkan kesepakatan dari keluarga. Tamima dirujuk menggunakan perahu angkutan barang.

Saat hendak dirujuk ke daratan, Tamima melahirkan buah hatinya diatas perahu kayu yang ditumpanginya. Dan saat itu masih berada di atas laut dan cuaca ekstrim.

Bidan Gesi Variana Sari, yang hendak merujuk ibu hamil (Bumil) dan hendak melahirkan ke daratan, terpaksa melayani persalinan Tamima di tengah laut. Dengan perlengkapan persalinan seadanya, Bidan Gesi Variana Sari membantu persalinan Tamima ditengah cuaca laut.

“Alhamdulillah, tak disangka lahir bayi jenis kelamin laki-laki, di sekitaran perairan pulau Desa Poteran, Kecamatan Talango,” terang Bidan Gesi.

Baca Juga:  Dicelurit Warga Karangbudi, Warga Sumenep Mulutnya Robek

Saat ini kondisi Tamima dan bayinya sehat dan kembali ke Gayam, Pulau Sepudi.

Berita Terkait

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal
PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah
Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB