Pancasila Sebagai Landasan Bangsa

- Admin

Senin, 4 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Judul buku: PANCASILA SEBAGAI PEDOMAN DI ERA MILENIAL
Penulis: M.Taufik,SH.,M.H., dan tim
Penyunting: Hayat dan H.Suratman
Penerbit: Baskara media
Tahun Terbit: 2018
Cetakan: Pertama, juli 2018
Jumlah halaman: xxi + 382 halaman
Ukuran: 15 x 23cm
ISBN: 978-602-50306-7-3
Peresensi : Muhammad Edwin Ardianto

Pancasila adalah landasan dari segala keputusa bangsa dan menjadi ideologi tetap bangsa serta mencerminkan kepribadian bangsa. Pancasila merupakan ideologi bagi Negara Indonesia.

Dalam hal ini pancasila merupakan kesepakatan bersama bangsa Indonesia.Krisis moral dan identitas kita sebagai bangsa Indonesia semakin kuat tantangannya. Seperti arus globalisasi yang memberikan dampak beripa terkikisnya nilai-nilai pancasila.Dewasa ini,kesadaran generasi muda bangsa akan pentingnya pengalaman nilai pancasila semakin rendah.

Di kalangan mahasiswa minimnya pengalaman nilai-nilai pancasila menjadi cikal bakal merebaknya aliran ekstremisme yang berakibat pada tindakan radikal.

Baca Juga:  Cuci Pakaian, Ibu dan Seorang Bocah di Tambelangan Sampang Tewas Terseret Arus

Oleh karena itu, pancasila perlu diajarkan dari kecil dan di perguruan tinggi sebagai bagian dari motivasi dan support untuk meningkatkan pancasila dalam kehidupan bermasyarakat akademik dan menjadi kunci dalam pencegahan terhadap ideologi-ideologi yang menyimpang dari nilai-nilai pancasila dalam bermasyarakat akademik dan menjadi kunci dalam pencegahan terhadap ideologi-ideologi yang menyimpang dari pancasila.

Ideologi juga membimbing bangsa dan Negara untuk mencapai tujuannya melalui berbagai realisasi pembangunan. Hal ini di sebabkan dalam ideologi terkandung suatu orientasi praksis selain sebagai sumber motivasi ideologi juga merupakan sumber semangat dalam berbagai kehidupan Negara.

Ideologi akan menjadi realistis manakala terjadi orientasi yang bersifat dinamis antara masyarakat bangsa dengan ideologi, karena dengan demikian ideologi akan bersifat reformatif dalam arti senantiasa mampu mengadaptasi perubahan sesuai dengan aspirasi bangsanya. Sehubungan dengan hal tersebut, buku pendidikan pancasila sangat di butuhkan.

Baca Juga:  Kejar Target Idul Fitri Kelar, Pemerintah Kecamatan Camplong Sampang Bakal Kebut Penyaluran BLT-DD

Hal ini di perkuat dengan UU NO.12 Tentang pendidikan tinggi. Buku pancasila ini juga di dalalmnya membahas tentang pancasasila dalam konteks sejarah dari zaman kerajaan sampai perjuangan bangsa Indonesia, khususnya peran dari para tokoh penting dan juga para ulama, kedudukan dan fungsi pancasila, nilai-nilai pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, hubungan agama dengan pancasila dan Sistem pemerintahan di Indonesia.

Pembahasan tentang buku ini terbagi dalam 11 BAB dan masing BAB terdiri dari beberapa subbab buku ini di susun untuk memperkuat jati diri bangsa dan terutama kaum milenial yang menghadapi arus globalisasi dan MEA.

Baca Juga:  Pasien Semakin Meningkat, Gugus Tugas Minta Kesadaran Masyarakat Sampang Putus Rantai Covid-19

Kelebihan Buku :

Cover bukunya sangat bagus dan juga bahannya sangat halus dan dari unsur warna sangat cerah dan kertas yang di pakek sangat berkualitas.isi buku ini juga disajikan dengan penyampaian yang sangat logis. Dan juga antara BAB satu dengan BAB lain dalam buku ini di susunnya secara kronologis dan saling berkaitan.

Kelemahan Buku:

Pemelihan kata dalam buku ini masih sulit untuk di pahami pembaca. Dan ejaan beberapa kata masih benyak yang salah dari paparan kelemahan buku tersebut, hendaknya tim penulis maupun penyunting di harapkan segera melakukan perbaikan terhadap kekurangan yang aa di dalam buku tersebut yang bisa pengaruh terhadap kualitas buku.

loading…


Berita Terkait

Jelang Idul Fitri, Warga Sampang Mulai Berburu Baju Lebaran, Pedagang Teriak Begini
KKN 102 UIN Sunan Kalijaga Tambah Wahana Spot Foto Baru di Wisata Alam Bukit Brukoh
Pandemi Covid-19, Penjual Masker Dadakan di Sampang Mulai Ramai
Begini Sebaran Pasien Positif Corona di Sampang, Kecamatan Kota Paling Banyak
Kayu Kerangka Lapuk, Atap Ruang Perpustakaan Sekolah Dasar di Sampang Ambruk
Lagi, Gugus Covid-19 Sampang Terima Kiriman Jenazah PDP dari Surabaya
Diduga Stres, Seorang Pria Asal Mlakah Jrengik Ngamuk Hingga Lukai 3 Orang
Pendapatan Merosot, Pedagang Sembako di Torjun Sampang Mengeluh

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB