Pandemi Covid-19, Penjual Masker Dadakan di Sampang Mulai Ramai

- Admin

Selasa, 2 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Dalam beberapa pekan ini penjual masker di Kabupaten Sampang, Madura, mulai ramai. Para pedagang musiman ini memanfaatkan trotoar jalan untuk menggelar dagangannya.

Pantauan suarabangsa.co.id, di sejumlah ruas jalan di Kota Bahari itu kini ramai dengan kehadiran para penjual masker dadakan. Seperti, di Jalan KH Wachid Hasyim, depan Monumen, Jalan Kusuma Bangsa serta di sejumlah ruas jalan lainnya.

Safi’ih (33), pemuda yang biasanya kerja di Surabaya itu mengaku mulai menjual masker lantaran kena PHK dari perusahaannya. Ia berujar, masker yang dijualnya bermacam-macam. Diantaranya, jenis masker scuba dan jenis masker kain yang rata-rata dijual seharga Rp10.000 ribu

Baca Juga:  BPN Disebut Tak Pernah Sosialisasi Program PTSL di Desa Wedi Bojonegoro

“Di Surabaya saya kena PHK. Sekarang coba cari rezeki jualan masker. Alhamdulillah kebantu, kebetulan punya kenalan yang supply masker. Masker yang saya jual macam-macam. Ada masker scuba, masker kain hijab hingga masker untuk anak-anak,” cerita Safi’ih saat ditemui, Selasa (02/06/2020).

Dia menilai, menjadi penjual masker keuntungannya tidak begitu besar karena disebabkan sudah terlalu banyak saingan. Namun, ia memilih menjual masker untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah mewabahnya virus korona.

“Sehari saya suka dapat Rp200 ribu. Tapi itu kotor, karena kan buat modal. Keuntungan paling sehari dapat Rp50 ribu. Lumayan buat menyambung kebutuhan di rumah,” terangnya.

Baca Juga:  Dugaan Pelanggaran Prokes di Acara Hajatan, Beranikah Satgas Covid-19 Sampang Menindak Mantan Kades Sejati Camplong

Menurut Safi’ih, masker yang banyak diminati para pembeli saat ini berbahan scuba. Bahan scuba digandrungi karena banyak yang menggunakan. Seperti artis-artis di Korea Selatan. Cara pemakaian yang rapi, simple dan tidak penggap ketika dikenakan.

“Kalau yang paling dicari pembeli itu masker scuba. Karena pemakaiannya yang mudah, cukup dikaitkan saja, disamping itu kainnya juga lembut,” tandasnya.

Ia pun berharap kondisi ini dapat segera berlalu. Sebab, rakyat kecil sepertinya sangat merasakan dampak tergerusnya ekonomi karena wabah Covid-19.

Baca Juga:  Sembunyi di Pamekasan, DPO Kasus Pencabulan di Karang Penang Sampang Berhasil Ditangkap

Sementara itu, Samhari salah seorang pembeli masker scuba mengatakan, pembelian masker di tepi jalan ini disamping sangat mudah ditemui dan harganya relatif murah. Pemilihan jenis maskernya juga sangat bervariatif.

“Kalau beli masker pinggir jalan itu selain harganya miring dan mudah ditemui, pilihan jenis maskernya juga banyak. Ada masker untuk anak-anak hingga masker scuba,” pungkasnya.

Berita Terkait

Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro
Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander
Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik
SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022
Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang
Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:03 WIB

SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:45 WIB

DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Berita Terbaru