Diduga Stres, Seorang Pria Asal Mlakah Jrengik Ngamuk Hingga Lukai 3 Orang

- Admin

Minggu, 31 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Peristiwa berdarah terjadi di Dusun Mlaka, Desa Mlaka, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang. Pasalnya, Abdul Ghafur (29) tiba-tiba saja mengamuk sambil menenteng senjata tajam, dirinya mengamuk hingga melukai tiga orang tetangganya, Sabtu (30/05/2020) sekitar pukul 22.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun suarabangsa.co.id, beberapa orang korban dari amukan Abdul Ghafur diantaranya adalah Yasir (35), Hamid (70) H Satuman (45). Ketiganya menjalani perawatan medis di Puskesmas Jrengik.

Kapolsek Jrengik AKP Djauhari saat dikonfirmasi melalui Ps Kanit Reskrim Polsek Jrengik Bripka Taufiqurrohman membenarkan kejadian ini. Setidaknya ada tiga tetangga yang mengalami luka bacok dan dilarikan ke puskesmas.

Baca Juga:  Rawan Curanmor, Sat Binmas Polres Sampang Sebar Stiker Himbauan Kamtibmas

“Iya memang benar, korban sempat dilarikan ke Puskemas untuk mendapatkan perawatan medis,” katanya saat dikonfirmasi via WhatsApp, Minggu (31/05/2020).

Saat ini, kata dia, polisi masih memeriksa saksi-saksi. Sementara itu pelaku yang diduga stres telah diamankan dan kemudian diantarkan ke rumah sakit jiwa.

“Pelaku diduga stres. Kami bawa ke RSJ Menur Surabaya, karena masih ada luka robek pada dahi bagian atas. Meski demikian, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dengan kejadian ini,” pungkasnya.

Berita Terkait

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah
Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro
Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun
Pimpin Upacara Hari Otoda dan Hari Pendidikan Nasional, Bupati Bojonegoro Tekankan Penguatan SDM dan Tata Kelola Pemerintahan
Komisi A Beri Tenggat Waktu, Soroti Hak User, Legalitas Proyek hingga Dugaan Pungutan Tambahan Rp10 Juta, Polemik Perumahan Klampok

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:30 WIB

PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:56 WIB

Pimpin Upacara Hari Otoda dan Hari Pendidikan Nasional, Bupati Bojonegoro Tekankan Penguatan SDM dan Tata Kelola Pemerintahan

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:26 WIB

Komisi A Beri Tenggat Waktu, Soroti Hak User, Legalitas Proyek hingga Dugaan Pungutan Tambahan Rp10 Juta, Polemik Perumahan Klampok

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:29 WIB

Babak Baru Sengketa TKD Belun: Kades Jono Sebut Status Tanah ‘Celengan’ kegunaan Tergantung Kebijakan Desa

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB

Daerah

PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:30 WIB