Cerita Warga Sampang Saat Lebaran di Tengah Pandemi Covid-19

- Admin

Selasa, 26 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Perayaan lebaran tahun ini tampaknya berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini seiring adanya wabah Covid-19 yang terjadi di dunia termasuk Indonesia. Pada perayaan Idul fitri di tengah pandemi Covid-19 ini ada sejumlah anjuran pemerintah.

Anjuran tersebut antara lain melakukan aktivitas di rumah saja termasuk ibadah, bekerja dan belajar. Kemudian menerapkan jaga jarak fisik, menghindari kerumunan, memakai masker ketika di luar rumah, cuci tangan dengan air mengalir dan menjalankan pola hidup bersih dan sehat.

Saat perayaan Idul fitri di tengah pandemi Covid-19, warga pun merayakan dengan protokol kesehatan. Selain itu juga merayakannya dengan suasana berbeda. Salah satunya, warga Kabupaten Sampang Fajar Andriawan.

Baca Juga:  Antisipasi Banjir, Dinas PUPR Sampang Imbau Warga Tak Buang Sampah ke Kali Kamoning

Fajar bercerita saat merayakan lebaran pada tahun ini memang berbeda dari tahun sebelumnya. Karena tidak bisa lagi kumpul bersama keluarga besar juga bersama teman seperti sebelumnya.

“Tentunya tidak bisa merasakan kesakralan suasana lebaran seperti tahun-tahun sebelumnya,” kata Fajar saat dihubungi suarabangsa.co.id, Selasa (26/05/2020).

Ia menuturkan, kondisi yang tidak memungkinkan saat pandemi Covid-19 sehingga memutuskan tetap merayakan Idul fitri di rumah saja. Hal ini mengingat Sampang, Jawa Timur masuk zona merah sehingga tetap harus waspada. Pihaknya pun menyiapkan handsanitizer di ruang tamu untuk berjaga-jaga jika tetap masih ada yang berkunjung.

Baca Juga:  Dirlantas Polda Jatim Serahkan Mobil Randis Lantas

“Situasi Lebaran tahun ini memang paling memprihatinkan sepanjang hidup saya, karena kami tak bisa berkumpul dengan keluarga besar dan saling bersilaturahmi secara langsung,” ujar dia.

Ia menambahkan, pihaknya tetap mengambil sisi positif dari kondisi yang ada sekarang. Fajar mengatakan, kini keluarga inti merasakan kedekatan secara intensif dan mencoba mensyukuri semua.

Sebelum pandemi Covid-19, Fajar bercerita biasanya ada kumpul keluarga besar. Usai Salat Idul Fitri melaksanakan sungkeman dan makan bersama keluarga.

Pada momen Idul fitri 2020, Fajar pun tetap mengikuti anjuran pemerintah untuk menjaga jarak demi kebaikan bersama dan selalu jaga kebersihan. “Jangan lupa cuci tangan, makan-makanan bergizi dan tidur teratur,” kata dia.

Baca Juga:  Gegara Bakar Kemenyan, Dua Rumah di Sampang Hangus Dilalap Sijago Merah

Ia pun berharap pada Ramadhan dan Idul Fitri tahun berikutnya akan lebih baik lagi.

Berita Terkait

National Hospital – Bank DBS Indonesia Berkolaborasi Berikan Layanan Kesehatan Premium
Pertama di Indonesia, National Hospital Surabaya Terapkan Adaptive DBS Berbasis AI untuk Parkinson
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Buntut Kasus Dugaan Malapraktik di RS Larasati, BPJS Kesehatan Pamekasan Akan Panggil Direktur
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru