SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Perayaan lebaran tahun ini tampaknya berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini seiring adanya wabah Covid-19 yang terjadi di dunia termasuk Indonesia. Pada perayaan Idul fitri di tengah pandemi Covid-19 ini ada sejumlah anjuran pemerintah.
Anjuran tersebut antara lain melakukan aktivitas di rumah saja termasuk ibadah, bekerja dan belajar. Kemudian menerapkan jaga jarak fisik, menghindari kerumunan, memakai masker ketika di luar rumah, cuci tangan dengan air mengalir dan menjalankan pola hidup bersih dan sehat.
Saat perayaan Idul fitri di tengah pandemi Covid-19, warga pun merayakan dengan protokol kesehatan. Selain itu juga merayakannya dengan suasana berbeda. Salah satunya, warga Kabupaten Sampang Fajar Andriawan.
Fajar bercerita saat merayakan lebaran pada tahun ini memang berbeda dari tahun sebelumnya. Karena tidak bisa lagi kumpul bersama keluarga besar juga bersama teman seperti sebelumnya.
“Tentunya tidak bisa merasakan kesakralan suasana lebaran seperti tahun-tahun sebelumnya,” kata Fajar saat dihubungi suarabangsa.co.id, Selasa (26/05/2020).
Ia menuturkan, kondisi yang tidak memungkinkan saat pandemi Covid-19 sehingga memutuskan tetap merayakan Idul fitri di rumah saja. Hal ini mengingat Sampang, Jawa Timur masuk zona merah sehingga tetap harus waspada. Pihaknya pun menyiapkan handsanitizer di ruang tamu untuk berjaga-jaga jika tetap masih ada yang berkunjung.
“Situasi Lebaran tahun ini memang paling memprihatinkan sepanjang hidup saya, karena kami tak bisa berkumpul dengan keluarga besar dan saling bersilaturahmi secara langsung,” ujar dia.
Ia menambahkan, pihaknya tetap mengambil sisi positif dari kondisi yang ada sekarang. Fajar mengatakan, kini keluarga inti merasakan kedekatan secara intensif dan mencoba mensyukuri semua.
Sebelum pandemi Covid-19, Fajar bercerita biasanya ada kumpul keluarga besar. Usai Salat Idul Fitri melaksanakan sungkeman dan makan bersama keluarga.
Pada momen Idul fitri 2020, Fajar pun tetap mengikuti anjuran pemerintah untuk menjaga jarak demi kebaikan bersama dan selalu jaga kebersihan. “Jangan lupa cuci tangan, makan-makanan bergizi dan tidur teratur,” kata dia.
Ia pun berharap pada Ramadhan dan Idul Fitri tahun berikutnya akan lebih baik lagi.

















